Digugat Gara-gara Udara Buruk di Jakarta, Ridwan Kamil Koordinasi dengan DLH dan Biro Hukum

Ridwan Kamil mengatakan kejadian pemerintah yang dituntut oleh warganya adalah hal biasa. Hal tersebut, menurutnya, adalah kritik atas kinerja pemerin

Digugat Gara-gara Udara Buruk di Jakarta, Ridwan Kamil Koordinasi dengan DLH dan Biro Hukum
Tribun Jabar/M Syarif Abdussalam
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat ditemui seusai melakukan pertemuan dengan Kepala BPS Jawa Barat Dody Herlando, di Gedung Negara Pakuan Bandung, Rabu (3/7/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhammad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengatakan segera berkoordinasi dengan Biro Hukum Pemprov Jabar dan Dinas Lingkungan Hidup Jabar terkait dengan rencana gugatan yang diajukan oleh Gerakan Inisiatif Bersihkan Udara Koalisi Semesta mengenai buruknya kualitas udara di Jakarta dan sekitarnya.

"Saya belum bisa komentar, mungkin besok. Saya baru baca. Saya akan cek ke Dinas Lingkungan Hidup dan Biro Hukum," kata Gubernur yang akrab disapa Emil ini saat dimintai konfirmasinya di Gedung Sate, Jumat (5/7/2019).

Ridwan Kamil mengatakan kejadian pemerintah yang dituntut oleh warganya adalah hal biasa. Hal tersebut, menurutnya, adalah kritik atas kinerja pemerintah.

"Kalau pemerintahan dituntut oleh berbagai pihak dalam dimensi pembanguanan, biasa. Tapi tuntutannya institusional, bukan personal," katanya.

Motor Listrik yang Dibeli Ridwan Kamil Rp 35 Juta Sudah Berlisensi, Cas 1 Jam Bisa Jalan 80 Km

Sebelumnya diberitakan, sejumlah warga yang tergabung dalam Gerakan Inisiatif Bersihkan Udara Koalisi Semesta berencana mengajukan gugatan warga negara atau citizen law suit (CLS) terhadap Presiden Jokowi hingga Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Selain Jokowi dan Anies, mereka juga akan menggugat Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar; Menteri Kesehatan, Nila F Moeloek; Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo; Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil; dan Gubernur Banten, Wahidin Halim.

Para tokoh itu akan digugat karena dianggap lalai menangani polusi udara di Jakarta.

Kelompok Gerakan Inisiatif Bersihkan Udara Koalisi Semesta telah mendatangi Balai Kota DKI Jakarta pada Rabu (5/12/2018) untuk menyerahkan notifikasi gugatan kepada Anies Baswedan.

"Notifikasi CLS dilayangkan sejumlah individu sebagai bentuk kekecewaan kepada pemerintah akibat lalai menangani polusi udara di Jakarta," ujar seorang penggugat, Inayah Wahid, melalui keterangan tertulis, Kamis (6/12/2018).

Halaman
12
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved