Siswi SMP di Sumedang Diperkosa 5 Orang, Komnas Anak Sebut Berawal dari Pornografi

Komnas Anak Indonesia menyebut bahwa aksi pemerkosaan yang dilakukan lima orang kepada gadis di bawah umur di Kabupaten Sumedang belum lama ini, dipen

Siswi SMP di Sumedang Diperkosa 5 Orang, Komnas Anak Sebut Berawal dari Pornografi
Istimewa / kompas.com
Ilustrasi pemerkosaan 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Komnas Anak Indonesia menyebut bahwa aksi pemerkosaan yang dilakukan lima orang kepada gadis di bawah umur di Kabupaten Sumedang belum lama ini, dipengaruhi oleh tontonan.

Sekjen Komnas Perlindungan Anak, Dhanang Sasongko, mengatakan bahwa fenomena kekerasan seksual terhadap anak semakin meningkat di Indonesia, berawal dari tontonan baik dari media televisi atau pun internet.

"Akhir-akhir ini banyak yang kejadian kekerasan seksual melibatkan anak di bawah umur, mereka menjadi korban atau pun tersangka. Hal tersebut karena tidak bisa diawasi, bagaimana mereka tahu kalau bukan dari tontonan," kata Dhanang melalui pesan suara kepada Tribun Jabar, Kamis (4/7/2019).

Polisi Sebut Aksi Perkosaan Anak di Bawah Umur di Sumedang Itu Spontan, Korban Dijemput Tersangka

Dhanang mengatakan, beberapa waktu lalu saat melakukan sosialisasi ke Kabupaten Garut, ia sempat bertanya kepada orang tua terkait tontonan pornografi yang marak beredar.

Sebagian besar dari orang tua tersebut menganggap bukanlah sesuatu ancaman.

Beberapa orang tua mengatakan, selama seseorang tidak mempratikan, maka video pornografi bukanlah ancaman.

"Artinya pengawasan dari orang tua, lingkungan masyarakat, dan guru, masih sangat lemah, sehingga anak tidak terkontrol, dikhawatirkan menjadi sesuatu yang wajar di masyarakat," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Polres Sumedang berhasil mengungkap kejadian pemerkosaan anak di bawah umur yang terjadi di Kecamatan Tanjungkerta, Kabupaten Sumedang, dilakukan oleh kelima tersangka, empat di antaranya merupakan anak di bawah umur.

Empat anak dibawah umur yang melakukan tindakan persetebuhan kepada korban yang bernama T (14), yakni DM (17), TN (15), MKa (17), dan MA (16).

Halaman
123
Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved