Petani Kopi Garut Butuh Tambahan Modal dan Pelatihan, Banyak Petani Belum Tahu Cara Mengolah Kopi

Petani kopi di Kabupaten Garut masih membutuhkan tambahan modal dan pelatihan mengolah kopi.

Petani Kopi Garut Butuh Tambahan Modal dan Pelatihan, Banyak Petani Belum Tahu Cara Mengolah Kopi
ISTIMEWA
Perwakilan Perum Jamkrindo melakukan panen raya kopi di Desa Kramatwangi, Kecamatan Cisurupan, Garut, Kamis (4/7/2019) 

"Sekarang pasarnya paling baru kafe-kafe di Garut dan jualan online. Saya sama yang lain juga masih belajar manajemennya biar lebih baik," ucapnya.

Kepala Divisi Manajemen Risiko dan Pemeringkatan UMKM serta Konsultasi Manajemen Perum Jamkrindo, Ceriandri Widuri, menuturkan bahwa di Garut pihaknya mendampingi 21 penerima pinjaman kemitraan.

Bantuan yang diberikan sebesar Rp 50 juta per debitur.

Realisasi pinjaman kemitraan sebesar Rp 1,05 miliar sejak Desember 2018.

Jenis usaha yang mendapat pinjaman kemitraan adalah kerajinan kulit, konveksi, dan pengolahan kopi.

"Setelah menyelesaikan program kemitraan, UMKM memiliki kesempatan untuk mengakses KUR dari perbankan yang merupakan program pemerintah dengan bunga yang terjangkau yakni tujuh persen," ujar Ceriandri.

Perum Jamkrindo telah menyalurkan pinjaman kemitraan kepada 2.333 mitra senilai Rp 82 miliar. Pihaknya ditargetkan menyalurkan pinjaman kemitraan sebesar Rp 2,4 miliar untuk 49 mitra binaan.

Sampai Mei 2019, realisasi penyaluran pinjaman kemitraan tercatat sebesar Rp 865 juta untuk 19 mitra.

Pada 2018, realisasi pinjaman kemitraan Perum Jamkrindo sebesar Rp 5,4 miliar untuk 153 mitra binaan.

Menikmati Senja yang Romantis di Setupatok Cirebon

Foto Pernikahannya Dipakai Hoaks Foto Pernikahan Nenek dengan Remaja yang Viral, Khalimah Pasrah

Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved