Mengaku Sedang Perjalanan Ibadah, Pria ini Malah Cabuli Lima Anak di Masjid di Purwakarta

Dalam melakukan aksinya, Azhar hanya bermodal bujuk rayu dan sempat memberikan uang Rp 3000 ke beberapa korban.

Mengaku Sedang Perjalanan Ibadah, Pria ini Malah Cabuli Lima Anak di Masjid di Purwakarta
Tribun Jabar/ Haryanto
Pelaku pencabulan di Purwakarta saat diinterogasi oleh jajaran Satreskrim Polres Purwakarta, pada Kamis (4/7/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Pelaku pencabulan terhadap lima anak dibawah umur di Purwakarta berhasil diamankan dan ditangani oleh jajaran Polres Purwakarta.

Bahkan, pelaku yang diketahui bernama Azhar bin Mukhrin (25) itu melakukan aksi tidak bermoralnya di sebuah masjid.

Kasatreskrim Polres Purwakarta, AKP Handreas Ardian menyebut, perilaku bejat tersebut dilakukan di sebuah masjid tempat dia melakukan perjalanan ibadahnya.

"Di masjid Cibening, Bungursari, Purwakarta selama tiga hari. Dia (pelaku) di masjid sedang melakukan ibadahnya yang dilakukan dari masjid ke masjid lainnya," kata Handreas saat ditemui di Mapolres Purwakarta, Ciseureuh, Purwakarta, Kamis (4/7/2019).

Pelaku mulai melakukan aksi cabul ke dua korban pertamanya itu sejak Kamis (27/6/2019), hari pertama datang ke masjid tersebut.

Lalu pelaku yang tercatat sebagai warga NTT itu berlanjut melakukan aksi cabulnya ke para korban lainnya di hari kedua dan ketiganya, Sabtu (29/6/2019) di masjid yang sama.

Foto Pernikahannya Dipakai Hoaks Foto Pernikahan Nenek dengan Remaja yang Viral, Khalimah Pasrah

Kelima korban itu ialah R (9), S (10), R (10), D (11), dan R (11) yang semuanya merupakan anak laki-laki dan tercatat sebagai warga sekitar masjid.

Handreas menjelaskan, dalam melakukan aksinya, Azhar hanya bermodal bujuk rayu dan sempat memberikan uang Rp 3000 ke beberapa korban.

"Dia (pelaku) tidak ada ancaman ke korban. Dia melakukan aksi cabulnya ke korban," ujarnya.

Azhar diamankan dan dilaporkan ke pihak kepolisian setelah para orangtua korban melihat adanya kejanggalan dan diceritakan kejadian cabul itu oleh anak-anaknya.

Menurut hasil penyelidikan jajaran satreskrim, Handreas mengatakan, pelaku melakukan aksi cabulnya karena memiliki latar belakang serupa pada masa kecilnya dahulu.

Meski demikian, karena aksinya telah melanggar hukum maka akan dijerat dengan Pasal 28 Undang-undang nomor 17 2016 tentang perlindungan anak.

"Pelaku diancam kurungan penjara pada pasal tersebut yaitu 15 tahun. Kami harapkan tidak ada korban lain karena ulah pelaku, disini atau tempat lainnya," ujarnya.

Pria Cabuli Anak Tiri di Dalam Kamar, Padahal Ada Istrinya Juga, Kini Divonis 8 Tahun Penjara

Oknum ASN Dinsos Jabar Cabuli Penyandang Disabilitas di Kantor, Terancam Dipenjara 15 Tahun

Penulis: Haryanto
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved