Mahasiswa Asal Australia yang Ditahan di Korut Dibebaskan, Ternyata Gemar Tulis Blog Soal Korut

Namun dilansir AFP Kamis (4/7/2019), Perdana Menteri Australia Scott Morrison berkata, dia mendapat kabar Sigley sudah dilepaskan oleh pemerintah Kore

Mahasiswa Asal Australia yang Ditahan di Korut Dibebaskan, Ternyata Gemar Tulis Blog Soal Korut
Reuters via BBC
Alek Sigley, mahasiswa Australia yang sempat ditahan Korea Utara (Korut) terlihat di Beijing, China, ketika dibebaskan. 

TRIBUNJABAR.ID, CANBERRA - Beberapa waktu lalu, mahasiswa asal Australia, Alek Sigley, dikabarkan hilang kontak di Korea Utara.

Alek Sigley yang menghilang tanpa kabar pada 23 Juni membuat berbagai pihak berspekulasi mengenai keberadaannya.

Selama berhari-hari, keluarga Sigley tidak menerima kabar sehingga memicu rumor dia mungkin berada dalam daftar terbaru warga asing yang ditangkap polisi Korea Utara.

Namun dilansir AFP Kamis (4/7/2019), Perdana Menteri Australia Scott Morrison berkata, dia mendapat kabar Sigley sudah dilepaskan oleh pemerintah Korea Utara.

Pengusaha Ini Bunuh Diri Setelah Dinyatakan Bersalah Jual Minyak Ilegal ke Korea Utara

"Saya dengan senang mengumumkan dia selamat dan baik-baik," kata Morrison di hadapan parlemen.

Ia juga mengatakan bahwa keputusan pembebasan Sigley diambil setelah pertemuan antara Swedia dan Korea Utara.

"Bebasnya Tuan Alek Sigley terjadi merupakan hasil dari pembicaraan diam-diam dengan para pejabat dalam menyelesaikan kasus konsuler yang rumit dan sensitif," lanjut Morrison.

Dia mengucapkan terima kasih kepada Swedia sebagai salah satu negara Barat yang mempunyai kedutaan di Pyongyang atas bantuan untuk membebaskan Sigley.

Berdasarkan pemberitaan media Australia dikutip BBC, Sigley sudah sampai di Beijing, China.

"Saya baik, ya. Saya baik. Sangat baik," ujarnya kepada wartawan.

Halaman
12
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved