Sandiaga Uno Tak Berpolitik Dulu, Ini yang Dilakukan Setelah Gugatannya dengan Prabowo Ditolak MK

Setelah gugatannya ditolak oleh Mahkamah Konstitusi, Sandiaga Uno akan mundur sejenak dari aktivitas politik.

Sandiaga Uno Tak Berpolitik Dulu, Ini yang Dilakukan Setelah Gugatannya dengan Prabowo Ditolak MK
(ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN) via Kompas.com
Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto (kiri) dan Sandiaga Uno (kanan) berjabat tangan usai memberikan keterangan pers terkait putusan MK tentang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilpres 2019 di kediaman Prabowo, Jakarta Selatan, Kamis (27/6/2019). Prabowo-Sandi menyatakan menghormati dan menerima putusan MK yang menolak gugatannya. 

Melalui program tersebut, Sandiaga Uno ingin mendorong pelaku UMKM yang berasal dari kalangan ibu rumah tangga agar mendapat pelatihan serta pendampingan.

Pelatihan tersebut diharapkan membantu dalam memasarkan produk dan modal usaha.

"Nanti jadi fokus kegiatan ke depan akan ada dua pilar utama, yakni Oke Oce dan Rumah Siap Kerja yang fokus menciptakan lapangan kerja terlatih," ucapnya.

Sebelumnya, Sandiaga Uno secara tak langsung mengatakan tak akan bergabung pada pemerintahan Jokowi dan Maruf Amin.

Hal tersebut disampaikan melalui video berdurasi 6,42 menit di akun Instagram-nya.

 Sandiaga Uno Akhirnya Ucapkan Selamat untuk Jokowi-Maruf Amin, Ini Videonya

 Jokowi Sebut Nama Prabowo dan Sandiaga saat Pidato, Buka Pintu Jika Ada yang Mau Gabung Koalisinya

Sandiaga Uno lebih memilih jalan menjadi penyeimbang pemerintah.

Sebab demokrasi akan berjalan baik jika ada penyeimbang.

"Kompetisi bukanlah permusuhan, kompetisi bukan perang total. Menjadi penyeimbang di luar pemerintahan bukan berati tak mau bersama-sama, justru kerena ingin bersama-sama menjaga kepentingan negara. Bila ada mekanisme saling cek, kontrol, dan mengingatkan, sehingga jalannya pemerintah akan baik," ujar Sandiaga Uno.

Sandiaga Uno mengatakan, berbagi peran dalam menjalankan pemerintahan dapat dilakukan di banyak cabang pemerintahan.

Cabang pemerintahaan itu mencakup di eksekutif, legisltaif, yudikatif, lembaga eksaminasi, dan lembaga penunjang lainnya.

Halaman
123
Editor: Widia Lestari
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved