Sandiaga Uno Tak Berpolitik Dulu, Ini yang Dilakukan Setelah Gugatannya dengan Prabowo Ditolak MK

Setelah gugatannya ditolak oleh Mahkamah Konstitusi, Sandiaga Uno akan mundur sejenak dari aktivitas politik.

Sandiaga Uno Tak Berpolitik Dulu, Ini yang Dilakukan Setelah Gugatannya dengan Prabowo Ditolak MK
(ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN) via Kompas.com
Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto (kiri) dan Sandiaga Uno (kanan) berjabat tangan usai memberikan keterangan pers terkait putusan MK tentang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilpres 2019 di kediaman Prabowo, Jakarta Selatan, Kamis (27/6/2019). Prabowo-Sandi menyatakan menghormati dan menerima putusan MK yang menolak gugatannya. 

TRIBUNJABAR.ID - Setelah gugatannya ditolak oleh Mahkamah Konstitusi, Sandiaga Uno akan mundur sejenak dari aktivitas politik.

Ia tidak akan terlibat dengan urusan kepartaian.

Selama masa rehatnya dari dunia politik, Sandiaga Uno lebih fokus pada program ekonomi kerakyatan di Indonesia.

Sandiaga Uno akan mengintensifkan program Oke Oce.

"Saya ingin jeda politik dulu. Kita 'soft landing'. Kalau ibu-ibu kan maunya Oke Oce. Saya ingin jeda dulu dari berpolitik dan berpartai," kata Sandiaga usai menghadiri acara Rapat Kerja Nasional Wanita Pengusaha Muslimah Indonesia (WPMI) di Gedung Kementerian Koperasi dan UKM, Jakarta, seperti yang dikutip dari Kompas yang melansir Antaranews.com, Selasa (2/7/2019).

Sandiaga Uno akan fokus pada kegiatan yang mendorong ekonomi Indonesia seperti Oke Oce dan Rumah Siap Kerja.

Selain itu, Sandiaga Uno ingin berkolaborasi dengan para pelaku ekonomi untuk mendorong Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) berkembang optimal.

Menurutnya, program ekonomi yang menjadi fokusnya itu akan melibatkan 600 kader WPMI yang ada di beberapa provinsi di Indonesia.

Tentunya program tersebut diharapkan mampu membantu penyediaan lapangan kerja.

Sandiaga Uno ulang tahun, Ridwan Kamil ikut komentar.
Sandiaga Uno ulang tahun, Ridwan Kamil ikut komentar. (Kolase Tribun Jabar (Instagram/sandiuno))

"Alhamdulillah sudah 600 anggotanya di beberapa Dewan Pengurus Daerah (DPD) pada beberapa provinsi dengan total lapangan kerja yang diciptakan sekitar lima per pengusaha, jadi sekitar 3.000 lebih lapangan kerjanya," jelas Sandiaga.

Halaman
123
Editor: Widia Lestari
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved