Breaking News:

Pria Cabuli Anak Tiri di Dalam Kamar, Padahal Ada Istrinya Juga, Kini Divonis 8 Tahun Penjara

Saat itu, WALO, beserta istri dan anak tirinya tidur bersama dalam satu kamar. Saat korban tertidur pulas, WALO melancarkan aksinya.

internet
Ilustrasi Pemerkosaan 

TRIBUNJABAR.ID, AMBON - Seorang Pria, WALO alias A (30) dinyatakan bersalah setelah mencabuli anak tirinya.

Pencabulan tersebut dilakukan WALO pada September 2018 dalam kamar rumahnya di Hurnala, Desa Tulehu, Ambon.

Saat itu, WALO, beserta istri dan anak tirinya tidur bersama dalam satu kamar.

Saat korban tertidur pulas, WALO melancarkan aksinya.

Kasus ini kemudian dilaporkan ke polisi dan akhirnya terdakwa langsung diproses hukum hingga akhirnya divonis bersalah oleh majelis hakim.

Oknum ASN Dinsos Jabar Cabuli Penyandang Disabilitas di Kantor, Terancam Dipenjara 15 Tahun

WALO divonis penjara 8 tahun dan diwajibkan membayar denda sebesar Rp 80 juta subsider 6 bulan kurungan oleh hakim Pengadilan Negeri Ambon, Rabu (3/7/2019).

Warga Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah ini divonis penjara dan diwajibkan membayar denda karena ia dinilai terbukti bersalah melakukan tindak pidana pencabulan terhadap anak tirinya yang masih berumur 13 tahun.

"Menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 8 tahun dan membayar denda sebesar Rp 80 juta subsider 6 bulan kurungan penjara,” ucap Ketua Majelis Hakim Amaye M Yambeyapdi, saat membacakan amar putusannya.

Hakim menilai, terdakwa bersalah melanggar Pasal 82 Ayat (1) UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU RI Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Terhadap putusan tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Ambon Chaterina Lesbata maupun Penasehat Hukum (PH) terdakwa, Alfred V Tutupary sama-sama menyatakan pikir-pikir.

Ketua Majelis Hakim Amaye M Yambeyapdi memberikan batas waktu selama tujuh hari kepada kedua pihak untuk segara menyatakan sikapnya, apakah menerima putusan atau banding.

Hukuman yang dijatuhi majelis hakim itu lebih tinggi satu tahun dari tuntutan JPU, yang sebelumnya meminta majelis hakim agar menjatuhkan hukuman pidana penjara kepada terdakwa selama tujuh tahun. (Kompas.com/Rahmat Rahman Patty)

Oknum ASN Dinsos Jabar Pelaku Cabul Ditetapkan Jadi Tersangka, Ada Luka Robek di Alat Vital Korban

P2TP2A Garut Dampingi Anak yang Jadi Korban Pencabulan oleh Ayah Kandung

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved