Keluarga Pengawas TPS yang Meninggal di Kabupaten Bandung Belum Terima Santunan dari Bawaslu RI

Pengawas TPS di Kabupaten Bandung yang meninggal dunia akibat kelelahan di Kabupaten Bandung belum menerima santunan yang dijanjikan Bawaslu RI.

Keluarga Pengawas TPS yang Meninggal di Kabupaten Bandung Belum Terima Santunan dari Bawaslu RI
tribunjabar/syarif pulloh anwari
Ilustrasi petugas KPPS meninggal 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

TRIBUNJABAR.ID, SOREANG - Para Pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kabupaten Bandung yang meninggal dunia akibat kelelahan di Kabupaten Bandung belum menerima santunan yang dijanjikan Bawaslu RI.

Proses administrasi menjadi alasan yang membuat keluarga belum mendapatkan santunan.

Komisioner Bidang SDM, Bawaslu Kabupaten Bandung, Kahpiana, menuturkan, seluruh dokumen tentang pengawas yang meninggal sudah disampaikan kepada Bawaslu Provinsi Jabar untuk selanjutnya diproses di tingkat pusat.

Menurutnya, pengajuan santunan sendiri dilakukan secara bersama-sama dengan daerah lain.

Namun hingga saat ini masih ada kendala di daerah-daerah lainnya.

"Kita tanya ke tim verifikasi, ada kendala di kabupaten lain. Belum ada (santunan)," ujarnya saat konferensi pers evaluasi dan kinerja Bawaslu di Soreang, Rabu (3/7/2019).

Ia mengungkapkan, pihaknya sudah memastikan dan memenuhi kebutuhan dokumen yang diperlukan agar santunan kepada keluarga bisa segera cair. Namun, informasi yang dihimpun masih menunggu daerah lain.

Menurutnya, sejak H-3 pencoblosan pemilu hingga beberapa hari berikutnya di Kabupaten Bandung terdapat 5 orang pengawas yang meninggal akibat mengalami kelelahan dan mempunyai riwayat penyakit.

"Mereka di antaranya yaitu Iwan Hermawan, Ganjar Faturahman, Asep Syarif, Een, dan Baginda," ungkapnya.

Selain adanya pengwas TPS yang meninggal dunia akibat mengalami kelelahan, terdapat 29 orang pengawas lainnya yang mengalami sakit.

Hingga saat ini ke 29 pangawas tersebut sudah sembuh kembali dan akan segera diupayakan mendapatkan santunan.

"Mayoritas sakit karena kelelahan mengingat jumlah TPS di Kabupaten Bandung mencapai 10 ribu lebih," katanya.

Pihaknya belum mengetahui kapan santunan tersebut akan disalurkan, yang pasti sejauh ini verifikasi yang dilakukan Bawaslu RI sudah masuk pada tahap akhir.

"Kami mengajukan bantuan (santunan) ke Bawaslu RI. (Dokumen terakhir 4 Mei lalu). Sekarang verifikasi akhir," pungkasnya.

Penulis: Mumu Mujahidin
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved