Warga Batu Tumpang Krisis Air Bersih Sejak Mei, Jika Terpaksa Pergi ke Waduk Cirata Pakai Mobil

Warga Batu Tumpang Purwakarta alami krisis air bersih sejak Mei. Jika terpaksa, mereka pergi ke Waduk Cirata menggunakan mobil bak terbuka.

Warga Batu Tumpang Krisis Air Bersih Sejak Mei, Jika Terpaksa Pergi ke Waduk Cirata Pakai Mobil
Tribun Jabar/Haryanto
Sejumlah warga Desa Batu Tumpang, Tegalwaru, Purwakarta mengantre bantuan air bersih pada Selasa (2/7/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Sejumlah daerah mengalami kekeringan karena musim kemarau yang sudah melanda.

Salah satu daerah yang mengalami kekeringan, khususnya kekurangan air bersih, terjadi di Desa Batu Tumpang, Tegalwaru, Purwakarta.

Ratusan warga di desa tersebut kesulitan mendapatkan air bersih untuk mandi, memasak, atau kebutuhan lainnya.

Hal tersebut diakui oleh seorang warga desa, Lilis (34).

Ia mengatakan daerahnya telah mulai mengalami sulit air sejak bulan Mei 2019.

"Mulai kekeringan dari bulan puasa lalu, bulan Mei. Meski ada sumur tapi sekarang lagi kering, terisi kalau hujan turun saja," kata Lilis saat menunggu embernya terisi air bersih, Selasa (2/7/2019).

Oleh karena keadaan darurat itu, untuk kebutuhan sehari-hari keluarganya harus beli atau mengantre air bersih.

Lilis menambahkan bantuan berupa pasokan air bersih sesekali datang dari pihak swasta atau pabrik di sekitar desanya.

Hari ini, ia bersama ratusan tetangganya mendapat bantuan air bersih dari Polres Purwakarta sebanyak 35ribuan liter air bersih.

Halaman
12
Penulis: Haryanto
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved