Sebagian Ingin Gabung, Waketum: Jika PAN Masuk Koalisi Jokowi, Bukan untuk Cari Kedudukan Tapi . . .

Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional, Viva Yoga Mauladi mengatakan, ada beberapa aspirasi dari internal PAN yang ingin perkuat koalisi pemerintah

Sebagian Ingin Gabung, Waketum: Jika PAN Masuk Koalisi Jokowi, Bukan untuk Cari Kedudukan Tapi . . .
ISTIMEWA/TRIBUN JABAR
Logo Partai Amanat Nasional (PAN) 

Ia mengatakan, parpol pendukung pemerintah juga harus mengkritik dan mengkontrol setiap kebijakan pemerintah.

"Bahkan partai pendukung pemerintah pun terkadang bersuara keras terhadap pemerintah untuk mengkritik kebijakan pemerintah. Bukan merongrong, tujuannya agar pemerintah bisa berjalan dengan bersih dan berwibawa," kata dia.

Sebelumnya, calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto memang telah membubarkan Koalisi Indonesia Adil dan Makmur.

Sandiaga Berikan Ucapan Selamat, Beri Isyarat Tak Mau Jadi Pembantu Jokowi, Ini Jalan yang Dipilih

Keputusan tersebut diambil melalui rapat internal bersama lima sekjen parpol dan sejumlah petinggi partai lainnya di kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, kemarin.

Dalam rapat tersebut Prabowo mengembalikan mandat dukungan sebagai pasangan capres-cawapres ke masing-masing partai politik.

Hal itu dilakukan setelah Mahkamah Konstitusi membuat putusan terkait perkara sengketa hasil Pilpres 2019. Dalam putusannya, MK menolak seluruh dalil permohonan yang diajukan oleh tim hukum Prabowo-Sandiaga.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Waketum: Sebagian Internal PAN Ingin Gabung Koalisi Pemerintah"

Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved