Ribuan Orang Gunakan Bandara Kertajati, Banyak Penumpang Bingung Cari Toilet dan Transportasi Pulang

Rute penerbangan di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Majalengka mulai sibuk setelah pengalihan dari Bandara Husein

Ribuan Orang Gunakan Bandara Kertajati, Banyak Penumpang Bingung Cari Toilet dan Transportasi Pulang
tribunjabar/eki yulianto
Beberapa penumpang memadati ruang tunggu di satu sudut Bandara Kertajati, Senin (1/7/2019). 

Kebutuhan masyarakat di area terminal yang sudah menggunakan jasa bandara ini diperbantukan juga oleh karyawan PT BIJB untuk memperkenalkan seluruh fasilitas yang dimiliki.

Sebab, banyak masyarakat yang masih beradaptasi dengan Bandara Kertajati.

City Trans Utama Dukung Pengalihan Rute Penerbangan dari Husein Sastranegara ke BIJB

"Ternyata masyarakat masih bingung dengan layanan antarmoda, padahal sudah ada stasiunnya khusus, yakni dalam satu stasiun itu ada 12 moda yang melayani. Dari situ karyawan kami kerahkan untuk membantu penumpang yang datang atau pergi untuk mengarahkan," ujarnya.

Fasilitas umum berupa kawasan komersial, toilet, musala, ATM, penukaran uang, dan bagasi pun, kata Singgih, masih harus diarahkan. Sebab, tidak sedikit penumpang yang baru kali pertama menggunakan Bandara Kertajati sebagai tujuan terbang dan mendarat.

Suasana di lobi Bandara Kertajati, Majalengka, Minggu (30/6/2019).
Suasana di lobi Bandara Kertajati, Majalengka, Minggu (30/6/2019). (Tribun Cirebon/Eki Yulianto)

"Letaknya di mana, mereka ini belum kenal. Kalau sering, nantinya akan terbiasa dan tentu harapannya bisa terus memilih Kertajati untuk terbang," ujarnya.

Erina, seorang penumpang asal Banjarmasin, yang baru tiba di Bandara Kertajati, kemarin, mengaku terpaksa memilih naik bus Damri dulu ke Bandung karena transportasi langsung dari Kertajati ke Tasikmalaya yang menjadi tujuannya hari itu belum ada.

"Tadi, yang ada tujuan Bandung dan Ciayumajakuning. Ke Tasik belum ada. Adanya taksi online, tapi biayanya mahal banget," kata Erina.

Erina mengatakan, ia memilih naik Damri dulu ke Bandung karena transportasi itu masih gratis. "Nanti dari Bandung baru lanjut ke Tasik," ujarnya.

Kepala Bagian Transportasi Udara Dinas Perhubungan (Dishub) Jabar, Nining Yulistiani, mengaku sangat menyadari bahwa hal yang sangat krusial bagi penumpang adalah aksesibilitas transportasi dari dan ke Bandara Kertajati.

"Itu sebabnya, sejak dua bulan lalu kami sudah menerbitkan izin bagi transportasi angkutan yang akan beroperasi dari dan ke Bandara Kertajati. Kami juga menggratiskan angkutan bus Damri dalam satu bulan ini dan promo sekitar 30 persen pada bulan berikutnya," ujar Nining.

Halaman
123
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved