Pesan Grab, Driver Kok Beda, Cancel! Jangan Lupa Beri Catatan! Manajemen Grab Akan Bertindak

Demi keamanan, Grab sudah sejak lama berinvestasi soal keamanan dengan memasang fitur tombol SOS.

Pesan Grab, Driver Kok Beda, Cancel! Jangan Lupa Beri Catatan! Manajemen Grab Akan Bertindak
Tribunjabar.id
Tim Grab Indonesia berkunjung ke kantor Tribun Jabar di Jalan Sekelimus Utara Soekarno-Hatta, Bandung, Selasa (2/7/2019). Besok Grab akan mengadakan workshop untuk para mitra Grab bekerjasama dengan Komnas Perempuan Indonesia. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pelanggan atau pengguna jasa layanan transportasi berbasis aplikasi Grab, tidak perlu ragu untuk membatalkan pesanan jika driver tak sesuai dengan data yang tertera di aplikasi.

Pemesan layanan Grab tak perlu khawatir akan bermasalah dengan mitra atau driver Grab.

Sebab, nomor pemesan tidak akan terlihat oleh driver Grab. Sebab, di aplikasi Grab sudah tepasang fasilitas atau fitur number masking atau penyamasan nomor baik untuk penumpang maupun driver.

Nomor yang terlihat di aplikasi adalah nomor operator Grab.

"Kami perlu terus mengedukasi masyarakat dan mitra Grab, agar tercipta kenyamanan dan keamanan. Kalau ada masalah, misal orang dan kendaraan tidak sama dengan yang dipesan, cacel saja. Kasih catatan, misal driver tidak sama. Maka, itu akan jadi catatan kami untuk bertindak," ujar Andre Sebastian Public Relations Manager Grab Indonesia, saat berkunjung ke Tribun Jabar, Jalan Sekelimus Utara, Soekarno-Hatta, Bandung, Selasa (2/7/2019).

Grab Siapkan Uji Coba Denda Bagi Pelanggan yang Batalkan Pesanan

Demi keamanan, Grab sudah sejak lama berinvestasi soal keamanan dengan memasang fitur tombol SOS.

Penumpang yang merasa nyawanya terancam atau mendapati tindakan yang tidak pantas oleh mitra driver bisa langsung melaporkan melalui fistur tersebut dan akan ada tim Grab yang turun ke lapangan.

Kepada para mitra UMKM, demikian manajemen menyebut para driver Grab, juga kerap diberikan pelatihan bagaimana menyapa atau memperlakukan penumpang.

Di antara pelatihan yang akan digelar adalah pelatihan mitra driver Grab bersama dengan Komnas Perempuan.

Pelatihan itu di antaranya akan membahas soal hak-hak perempuan yang selama ini tidak dipahami oleh orang awam.

Inovasi Teknologi Grab Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Sejahterakan Mitra Pengemudi Bandung

"Mitra Grab akan diajari bagaimana membangunkan penumpang perempuan yang tertidur di mobil. Ternyata, membangunkan dengan cara menepuk itu tidak diperbolehkan. Cara yang benar menurut Komnas Perempuan adalah memencet klakson berulang-ulang sampai penumpang bangun," ujar Yose Tireza VP Area West Java Grab Indonesia.

Pelatihan bersama Komnas Perempuan itu besok akan digelar di Bandung.

Bandung menjadi sasaran pelatihan karena kota besar dengan aktivitas masyarakat yang padat. Pelatihan selanjutnya akan digelar di Surabaya, Medan, dan Makassar.

Kunjungan tim Grab Indonesia disambut oleh Manajer Online Tribunjabar.id, Kisdiantoro, Editor Tribun Jabar Agung Yulianto, dan Tim Bisnis.

Penulis: Kisdiantoro
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved