Investigasi Kerusuhan 21-22 Mei 2019 di Jakarta Hampir Tuntas, Polisi Tahu Penyebab Korban Meninggal

Dedi Prasetyo mengatakan tinggal 10 persen yang belum terselesaikan dari proses investigasi kerusuhan 21-22 Mei 2019 di Jakarta itu.

Investigasi Kerusuhan 21-22 Mei 2019 di Jakarta Hampir Tuntas, Polisi Tahu Penyebab Korban Meninggal
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Demonstran terlibat bentrok dengan polisi saat menggelar Aksi 22 Mei di depan gedung Bawaslu, Jakarta, Rabu (22/5/2019). Aksi unjuk rasa itu dilakukan menyikapi putusan hasil rekapitulasi nasional Pemilu serentak 2019. 

TRIBUNJABAR.ID- Investigasi kerusuhan 21-22 Mei 2019 di Jakarta sudah hampir tuntas.

Menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo, tinggal 10 persen yang belum terselesaikan dari proses investigasi kerusuhan 21-22 Mei 2019 di Jakarta itu.

Polisi sudah mengantongi penyebab kematian para korban yang meninggal hingga alasan adanya proyektil saat kerusuhan tersebut.

"Dari tim investigasi gabungan boleh dikatakan sudah hampir 90 persen penanganannya sudah cukup komprehensif," kata Dedi Prasetyo di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (2/7/2019).

Berdasarkan informasi terakhir, empat dari sembilan korban saat kerusuhan tersebut tewas akibat peluru tajam.

Hasil itu didapat dari proses autopsi di rumah sakit milik Polri. Sementara itu, terhadap lima korban lain, polisi tidak melakukan autopsi karena sudah dibawa oleh pihak keluarga.

Dua Pimpinan Ormas di Kota Cirebon Ditangkap, Penyidik Dalami Perannya di Kerusuhan 21-22 Mei

Ada Dugaan Korban Kerusuhan 22 Mei Dieksekusi di Tempat Lain, Ini Tanggapan Kapolri

Dari kelima jenazah, empat orang diindikasi kuat juga meninggal karena peluru tajam. Satu korban lain diduga meninggal karena hantaman benda tumpul.

Kendati demikian, Dedi Prasetyo belum bisa berkomentar banyak perihal dalang dari kerusuhan tersebut.

"Soal itu saya belum tahu, kendalanya belum tahu, ya pada tataran layer pelaksanaan di lapangan dan pembuktian-pembuktian di lapangan, itu dulu," tuturnya.

Ia mengatakan, hasil investigasi akan diungkapkan bersama dengan Komnas HAM, Ombudsman, dan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas).

Perihal target untuk merilis hasil investigasi, Mabes Polri mengaku sudah siap. Polri menunggu lembaga lain yang memiliki standar operasional prosedur yang berbeda perihal waktu investigasi.

"Kalau dari Mabes Polri sudah siap, tergantung nanti dari Komnas HAM, kemudian ORI, Kompolnas. Karena mereka bertiga ini memiliki standar operasional tersendiri," ujar Dedi. (Devina Halim)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polri Sebut Investigasi Kerusuhan 21-22 Mei 2019 Sudah 90 Persen"

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved