Duda di Garut Hamili Anak Kandungnya, Terbongkar Saat Korban Tiba-tiba Melahirkan

Duda di Garut tega menghamili anak kandungnya. Terbongkar usai korban tiba-tiba melahirkan. Ditanya keluarga, jawaban korban mengejutkan.

Duda di Garut Hamili Anak Kandungnya, Terbongkar Saat Korban Tiba-tiba Melahirkan
Tribun Jabar/ Firman Wijaksana
Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna dan Kasatreskrim Polres Garut, AKP Maradona Armin Mappaseng menunjukkan pelaku pencabulan kepada anak kandung di Mapolres Garut, Selasa (2/7/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Hukuman 15 tahun penjara mengancam UR (42), pelaku pencabulan kepada anak kandung.

Hukuman itu akan ditambah sepertiga karena pelaku merupakan keluarga korban.

"Kami kenakan UU perlindungan anak nomor 35 tahun 2014 junto pasal 64. Ancaman hukuman lima sampai 15 tahun penjara plus sepertiga karena dilakukan ayahnya sendiri," ujar Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna, Selasa (2/7/2019).

Korban merupakan anak pertama dari empat bersaudara.

Budi menambahkan, sejak bercerai anaknya yang berinisial N memang tinggal bersama pelaku.

"Pelaku sehari-hari berjualan bubur kacang. Saat ditanya petugas, dia mengakui perbuatannya," kata AKBP Budi Satria Wiguna.

Anak perempuan UR yang masih berumur 15 tahun kini sudah melahirkan seorang bayi.

Duda asal Kecamatan Malangbong itu bukan hanya menjadi seorang kakek, tapi juga ayah dari anak perempuannya.

Kapolsek Malangbong, Iptu Abusono mengatakan, perbuatan UR terbongkar usai anaknya melahirkan pada Sabtu (15/6/2019).

Keluarga heran karena tiba-tiba anak perempuan UR melahirkan seorang bayi.

Halaman
1234
Penulis: Firman Wijaksana
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved