Berlibur di Pantai Sanur, Wisatawan Asing Ini Justru Temukan Jasad 'Orok' Terkubur Rumput

Jasad tersebut pertama kali ditemukan wisatawan asing yang tengah berlibur, sang wisatawan itu langsung memberitahukan temuannya pada warga sekitar.

Berlibur di Pantai Sanur, Wisatawan Asing Ini Justru Temukan Jasad 'Orok' Terkubur Rumput
Pixabay
Ilustrasi bayi 

TRIBUNJABAR.ID, DENPASAR - Sesosok jasad orok atau janin ditemukan terkubur rumput di Pantai karang Sanur, Senin (1/7/2019).

Jasad janin ini diperkirakan berumur lima bulan kandungan.

Jasad tersebut pertama kali ditemukan wisatawan asing yang tengah berlibur, sang wisatawan itu langsung memberitahukan temuannya pada warga sekitar.

Dilansir dari Tribunbali.com, Kapolsek Denpasar Selatan Kompol Nyoman Wirajaya menjelaskan, janin ini ditemukan di Pantai Karang, Sanur pukul 12.30 Wita.

"Umur orok (janin) diperkirakan kurang lebih 4 bulanan. Ditemukan dalam posisi tertelungkup dan sebagian tertutup rumput laut. Diperkirakan juga, orok tersebut hanyut terbawa air laut, sehingga terdampar di TKP," kata Kompol Nyoman Wirajaya.

"Saat ini, orok sudah dibawa ke RS Sanglah," ujarnya, Senin kemarin.

Menurut keterangan saksi, Made Suadnyana (45), saat melakukan aktivitas di Pantai Pantai Karang sebagai pelayanan penyewaan kano, tiba-tiba seorang bule yang sedang melintas di Pantai Karang menghampirinya, wisatawan ini memberitahukan jika ditemukan sesuatu diduga janin.

Setelah ada info itu dia mengecek ke lokasi.

"Memang benar telah ditemukan orok di tepi Pantai Karang, selanjutnya dengan temuan tersebut, saya menginformasikan kepada teman saya yakni Made sudarsana yang kebetulan saat itu berada tidak jauh dari TKP," kata Suadnyana.

Made Sudarsana (34) menjelaskan, ketika sedang beraktivitas menunggu konter tourist Information di Pantai Karang, diberi tahu oleh Made Suadnyana bahwa di pinggir pantai telah ditemukan janin.

"Kemudian saya bermaksud menghubungi pihak BPBD, namun keburu bertemu dengan petugas polisi yang kebetulan patroli di Pantai Karang. Sehingga langsung melaporkan hal tersebut ke petugas tersebut dan langsung mengecek ke TKP," ujarnya.

Sedangkan menurut keterangan Dokter Forensik RSUP Sanglah, secara terpisah dr Kunthi Yulianti mengatakan, orok tersebut berjenis kelamin laki-laki.

"Jenazah orok berjenis kelamin laki-laki diterima pada pukul 14.00 Wita. Dari hasil pemeriksaan luar, jenazah didapatkan umur dalam kandungan antara 5 sampai 6 bulanan dalam kondisi membusuk," kata dia.

Janin Berusia 6 Bulan Korban Kecelakaan Mobil Tertabrak Kereta di Indramayu Itu Diberi Nama Rokimah

Zakat Fitrah Bagi Wanita Hamil, Bagaimana Hukum Zakat Fitrah Untuk Janin di Dalam Kandungan?

Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved