Akal Bulus Rahmat, Ngaku Jadi Korban Begal untuk Hindari Angsuran Kredit Motor

Akal bulus Rahmat Yunizar (21) agar menghindari angsuran kredit motor dengan mengaku menjadi korban begal akhirnya terbongkar.

Akal Bulus Rahmat, Ngaku Jadi Korban Begal untuk Hindari Angsuran Kredit Motor
KOMPAS.com/AJI YK PUTRA
Rahmat Yunizar (21) bersama rekannya Yuniar yang mengaku menjadi korban begal diamankan oleh Satreskrim Polresta Palembang, Selasa (2/7/2019). Dari hasil pemeriksaan, ternyata mereka telah membuat laporan palsu. 

TRIBUNJABAR.ID - Akal bulus Rahmat Yunizar (21) agar menghindari angsuran kredit motor dengan mengaku menjadi korban begal akhirnya terbongkar.

Rahmat sebelumnya membuat laporan di Polresta Palembang dan mengaku bahwa sepeda motornya jenis Honda Beat dengan pelat nomor BG 2307 ACJ telah raib dibawa begal.

Namun, setelah serangkaian pemeriksaan dilakukan, ternyata laporan yang dibuat Rahmat adalah palsu.

Wakasat Reskrim Polresta Palembang AKP Ginanjar Aliya Sukmana mengatakan, dari hasil olah TKP yang dilakukan, para saksi di lapangan tak ada yang mengetahui peristiwa begal seperti laporan yang disampaikan oleh Rahmat.

Petugas akhirnya curiga dan langsung memeriksa Rahmat lebih dalam.

Masih Berstatus Pelajar, Gadis Ini Dibekuk Polisi Karena Jadi Pelaku Begal

"Ketika diperiksa secara mendalam ia akhirnya mengaku jika membuat laporan palsu agar terhindar dari tagihan kredit," kata Ginanjar, Selasa (2/7/2019).

Ginanjar mengungkapkan, Rahmat diketahui telah menjual motor tersebut kepada seseorang.

Modus menjadi korban begal itu pun dibuat Rahmat bersama temannya bernama Yuniar.

"Yuniar juga sudah diamankan karena dia berperan mengajari Rahmat untuk membuat laporan palsu," ujarnya.

Begal Beraksi di Jalan Cijerah, Rampas Handphone Seorang Wanita yang Sedang Tunggu Ojek Online

Sementara Rahmat mengaku, motor tersebut ia jual seharga Rp 3 juta kepada seseorang. Kemudian uang hasil penjualan itu pun dibagi dua dengan Yuniar.

"Yuniar bilang buat saja laporan sudah dibegal agar tidak ditagih kredit. Saya cuma dapat uang Rp 1,5 juta hasil jual motor itu," kata Rahmat.

Atas perbuatannya, Rahmat dikenakan pasal 242 KUHP tentang laporan palsu dengan ancaman penjara selama 3 tahun.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pria Ini Mengaku Jadi Korban Begal demi Bebas dari Kredit Motor".

Editor: Yongky Yulius
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved