5 Bulan Pascakejadian, Jalan Ambles di Ibun Belum Diperbaiki, Begini Dampak yang Dialami Warga
Jalan yang menghubungkan Desa Laksana dengan Desa Mekarwangi, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, yang ambles pada Februari lalu,tak kunjung diperbaiki
Penulis: Hakim Baihaqi | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Badan jalan yang menghubungkan Desa Laksana dengan Desa Mekarwangi, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, yang ambles pada Februari lalu, hingga saat ini tak kunjung diperbaiki oleh pihak terkait.
Informasi yang berhasil dihimpun Tribun Jabar dari warga sekitar, jalan tersebut ambles pada Jumat sore (23/2/2019), seusai hujan intensitas sedang mengguyur wilayah tersebut selama dua lebih dari jam.
Pantauan Tribun Jabar, Selasa (2/7/2019), amblesan jalan tersebut sepanjang 50 meter dan memiliki kedalaman 20 meter, serta memakan sebagian badan jalan alternatif penghubung dua desa.
Di lokasi jalan ambles, sama sekali tidak dipasang patok pembatas, padahal jalan tersebut setiap harinya dilintasi oleh warga dari dua desa, sehingga terpaksa bergantian melintas, untuk pengendara roda empat.
• Kabupaten Bandung Masih Kekurangan 343.349 Unit Rumah, Kata Dadang M Naser
Yani (60), warga Desa Kampung Burujul, Desa Laksana, mengatakan, hingga saat ini jalan tersebut belum ada upaya perbaikan dan setiap harinya kerusakan semakin meluas hampir, ditandai dengan adanya longsor kecil.
"Waktu awal kejadian cuma seperempat jalan, sekarang sudah setengahnya," kata Yani kepada Tribun Jabar, Selasa (2/7/2019).
Akibat kejadian tersebut, warga yang berkendara menggunakan kendaraan roda empat terpaksa melintasi jalan alternatif lain dan pengendara roda terpaksa menurunkan laju kecepatan.
• Sudah Sebulan Jalan Penghubung 2 Desa di Ibun Ambles, Dibiarkan Belum Ada Perbaikan [VIDEO]
Warga lainnya, Dadang (45), mengatakan, pada April 2019, ada beberapa petugas dari desa serta kecamatan yang meninjau lokasi, saat ditanya oleh warga akan diperbaiki setelah Hari Raya Idul Fitri.
"Sampai sekarang tidak ada tanda-tanda. Khawatir sampai merusak rumah warga," katanya.
Kepala Unit Satpol PP Kecamatan Ibun, Engkon, mengatakan, pihaknya sempat menerjunkan beberapa personel untuk melakukan pengamanan di sekitar lokasi, karena dikhawatirkan terjadi berdampak besar kepada warga.
"Kami lihat ini juga diantisipasi oleh warga waktu itu dipasang pembatas. Kalau dipandang perlu, kami siap," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/jalan-ambles-di-ibun-kabupaten-bandung-_-1.jpg)