VIDEO Warga Keluhkan Jalan Letjen Mashudi Jatinangor Berdebu Tebal Bak Kabut, Jalan Tak Terlihat

Terlihat pengendara roda dua yang melintas berupaya menutup hidup dan kacam helm secara rapat, untuk menghindari debu terhirup atau pun mengganggu.

Warga Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, mengeluhkan kondisi berdebu di sepanjang Jalan Letjen Mashudi yang tengah diperbaiki imbas dari proyek pembangunan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu).

Pantauan Tribun Jabar, Senin (1/7/2019), tepatnya 100 meter sebelum gerbang ITB Jatinangor arah Pangkalan Damri-Bumi Perkemahan Kiarapayung, debu, yang berasal dari material pasir untuk menambal jalan, terlihat berterbangan menutup Jalan Letjen Mashudi.

Terlihat pengendara roda dua yang melintas berupaya menutup hidup dan kacam helm secara rapat, untuk menghindari debu terhirup atau pun mengganggu pandangan saat berkendara.

Misbahudin (47), warga Desa Cileles, Kecamatan Jatinangor, mengatakan, kondisi tersebut terjadi sejak satu pekan terakhir, saat dimulainya perbaikan oleh para pekerja proyek Tol Cisumdawu.

Menurutnya, debu yang menutupi jalan tersebut semakin parah saat tertiup angin kencang, bahkan sejak sepekan terakhir ini ia terpaksa menggenakan masker penutup hidung, agar tidak mengganggu saluran pernafasan.

"Biasanya tidak pakai masker, sekarang jadi harus. Jalan ini seperti tertutup kabut, dari kejauhan juga sudah terlihat," kata Misbahudin di Jalan Letjen Mashudi, Senin (1/7/2019).

Warga Jatinangor lainnya, Andika Gunawan (32), mengatakan, debu berterbangan tersebut sempat membuat ia nyaris mengalami kecelakaan, karena tidak terlihatnya kendaraan yang melintas dari arah berlawanan.

"Saya maju dari arah Kiarapayung, pas di depan gerbang ITB saya mau nyusul kendaraan lain, tetapi dari arah pangkalan damri tidak terlihat ada mobil. Langsung banting stang ke arah kiri," katanya.

Satuan Kerja (Satker) Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu), saat ini tengah memperbaiki ruas Jalan Letjen Mashudi di Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, yang mengalami kerusakan akibat sering dilintasi kendaraan berat proyek.

Kepala Satker Tol Cisumdawu, Yusrizal Kurniawan, mengatakan, saat ini tengah dilakukan perbaikan oleh pihak kontraktor pembangunan. Perbaikan dilakukan dengan menggunakan aspal hotmix.

Ia menambahkan, pihaknya memohon maaf kepada masyarakat dan para pengguna jalan atas kerusakan tersebut, perbaikan akan dilakukan paling lama hingga pekan depan.

"Jika tidak halangan dan cuaca mendukung, mudah-mudahan cepat selesai," kata Yusrizal kepada Tribun Jabar beberapa waktu lalu (26/6/2019).

Video dan artikel lainnya klik link berikut: https://www.youtube.com/watch?v=pySYjUx2oeU&feature=youtu.be
Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Seli Andina Miranti
Video Production: Wahyudi Utomo

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: yudix
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved