UPDATE Tabrakan Maut di Indramayu, Kapolda Jabar: Apa Penyebab Penumpang Mobil Tak Mau Keluar?

Mobil hitam bernopol E 1826 RA terus melintasi rel. Di tengah-tengah rel kereta api, mesin mobil justru mendadak mati.

UPDATE Tabrakan Maut di Indramayu, Kapolda Jabar: Apa Penyebab Penumpang Mobil Tak Mau Keluar?
Tribun Cirebon/Handhika Rahman
Kapolda Jabar, Irjen (Pol) Rudy Sufahriadi mengecek lokasi kecelakaan maut di perlintasan kereta api di KM 143+1 Desa Jayamulya Blok Cipedang Jubleg, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, Minggu (30/6/2019). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU- Kapolda Jawa Barat, Irjen (Pol) Rudy Sufahriadi mengecek lokasi kecelakaan maut di perlintasan kereta api di KM 143+1 Desa Jayamulya Blok Cipedang Jubleg, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, Minggu (30/6/2019).

Kapolda ke lokasi didampingi Kapolres Indramayu AKBP M Yoris MY Marzuki, Kasat Reskrim AKP Suseno Adi Wibowo, Kasat Lantas AKP Asep Nugraha, dan Kasat Intel AKP Sudiro.

Kapolda Jawa Barat, Irjen Rudy Sufahriadi menyampaikan turut prihatin atas kecelakaan maut yang menewaskan 8 orang tersebut.

Guna memastikan kronologi kecelakaan peristiwa nahas itu, Rudy Sufahriadi menanyai sejumlah saksi mata di lokasi, termasuk petugas penjaga palang swadaya di lokasi kejadian.

"Hasil investigasi sementara apa yang sudah diberitakan semuanya sudah benar," ucap Irjen (Pol) Rudy Sufahriadi.

Berdasarkan kesaksian saksi mata, bahwa benar palang pintu sudah ditutup, hanya masih banyak pengemudi kendaraan yang bandel.

Ini Data Sementara Identitas Korban Kecelakaan Maut Kereta Api dan Mobil di Indramayu

PT KAI Sebut Kecelakaan Maut Mobil Tabrak KA di Indramayu Memakan Korban Paling Banyak di 2019

Kondisi mobil ringsek usai tertabrak kereta di perlintasan sebidang di Blok Jubleg, Desa Jaya Mulya, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, Sabtu (29/6/2019).
Kondisi mobil ringsek usai tertabrak kereta di perlintasan sebidang di Blok Jubleg, Desa Jaya Mulya, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, Sabtu (29/6/2019). (Tribuncirebon/ Handhika Rahman)

Diceritakan dia, karena melihat kereta masih jauh, mobil jenis Daihatsu Terios hitam bernopol E 1826 RA terus melintas. Di tengah-tengah rel kereta api, mesin mobil justru mendadak mati.

Penjaga palang pintu rel kereta api dan rekannya yang saat itu bertugas sudah berusaha menyelamatkan korban dengan cara mendorong mobil mundur.

Lanjut dia, petugas juga sudah berteriak memukul-mukul mobil menyuruh seluruh penumpang mobil untuk segera keluar. Namun, tidak ada satu pun penumpang yang berinisiatif keluar dari mobil.

"Apa penyebabnya penumpang mobil ini tidak mau keluar? Ini pertanyaan besar," kata Kapolda.

Kapolda menegaskan akan bertindak tegas menyikapi kecelakaan maut tersebut.

"Kalau bisa penutupnya itu diberi warna yang baik, agar bisa jelas dan terang atau kalau mau ditutup ya ditutup sekalian agar tidak ada lagi yang melintas," ujarnya.

Hal tersebut dikatakan Kapolda agar kejadian yang tidak diinginkan ini tidak kembali terjadi.

"Mari kita antisipasi dan semoga tidak ada kecelakaan lagi," ujarnya.

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved