Super Adventure Night Road Race Seri 1 Sukses Sedot Ribuan Penonton, Ini Para Jawara dari 16 Kelas

Sebanyak 290 pebalap di ajang Super Adventure Night Road Race (SANRR) 2019 Seri 1 sukses "menggemparkan" dan menyedot lima ribuan penonton.

Super Adventure Night Road Race Seri 1 Sukses Sedot Ribuan Penonton, Ini Para Jawara dari 16 Kelas
Tribun Jabar/Hakim Baihaqi
Tiga pebalap melakukan freestyler motor di ajang pembukaan Super Adventure Night Road Race (SANRR) 2019 Seri 1 di sirkuit non-permanen, area kantor Pemerintahan Kabupaten Sumedang, Sabtu malam (29/6/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG – Sebanyak 290 pebalap di ajang Super Adventure Night Road Race (SANRR) 2019 Seri 1 sukses "menggemparkan" dan menyedot lima ribuan penonton.

Laga balapan sepeda motor malam hari seri pertama itu digelar di sirkuit non-permanen, area kantor Pemerintahan Kabupaten Sumedang, Sabtu malam (29/6/2019).

Super Adventure Night Road Race 2019 yang digelar oleh Montesz Indonesia dan didukung penuh oleh Super Adventure ini diikuti pebalap yang berasal dari 27 kota/kabupaten di Jawa Barat, serta ada pula dari DKI Jakarta dan kota di Jawa Tengah.

Selain para pebalapnya dan gaya balapannya yang digelar malam hari, ajang Super Adventure Night Road Race 2019 yang mengusung konsep sport-entertainment ini benar-benar memberikan hiburan yang menarik bagi penonton.

Pasalnya, di samping balapannya yang seru untuk disaksikan, juga panitia juga banyak menyediakan sajian hiburan. Mulai dari stage music yang menghadirkan band local terbaik, juga disediakan sejumlah stan yang menyajikan beragam game yang menantang dan stan produk menarik termasuk makanan dan minuman.

Fariz Dwi Saputra, selaku perwakilan Promotor Montesz Sport Club (MSC) Indonesia, mengatakan, Kabupaten Sumedang adalah tuan rumah seri pertama SANRR 2019 dan terlihat animo para pencinta otomotif dan masyarakat Sumedang cukup tinggi, dari 5.000 ribu lebih orang tumpah ruah di IPP Sumedang.

Fariz Dwi Saputra (tengah), selaku perwakilan Promotor Montesz Sport Club (MSC) Indonesia berfoto bersama sejumlah juara seusai menyerahkan hadiah dan trofi di ajang Super Adventure Night Road Race (SANRR) 2019 Seri 1 di sirkuit non-permanen, area kantor Pemerintahan Kabupaten Sumedang, Sabtu malam (29/6/2019).
Fariz Dwi Saputra (tengah), selaku perwakilan Promotor Montesz Sport Club (MSC) Indonesia berfoto bersama sejumlah juara seusai menyerahkan hadiah dan trofi di ajang Super Adventure Night Road Race (SANRR) 2019 Seri 1 di sirkuit non-permanen, area kantor Pemerintahan Kabupaten Sumedang, Sabtu malam (29/6/2019). (Tribun Jabar/Hakim Baihaqi)

Fariz menambahkan, setiap pengunjung yang hadir pada acara SANRR ini pun merasakan langsung terlihat merasakan ketegangan para pebalap, saat bersaing sengit disetiap putara racenya. "Memanjakan semua pencinta balap, terutama mereka yang menjadi pencinta otomotif," kata Fariz.

Menggunakan jalan komplek perkantoran pemerintah sebagai arena balap, pihak penyelenggara sebelumnya melakukan pengecekan bersama Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jawa Barat dan melakukan sejumlah perbaikan dengan menambal menggunakan aspal.

Fariz mengatakan, panjang trek dalam gelaran SANRR di Kabupaten Sumedang ini memiliki panjang 700 meter, sesuai dengan batas minimum regulasi pihak IMI Jawa Barat.

"Ini menjadi semacam, challenge kepada pemerintah daerah, agar memikirkan sarana untuk temen-temen komunitas balapa karena animo begitu tinggi. Sebelumnya, opsi awalnya adalah alun-alaun, namun kareta satu hal dipilih lah IPP, didukung penuh oleh bupati," katanya.

Halaman
1234
Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved