SOROT

Pilpres dan Putusan MK Bukan Akhir, Perjuangan Mencari Keadilan dan Hidup Sejahtera Belum Selesai

Pesan Prabowo di akhir pidatonya dapat ditafsirkan bahwa perjuangan itu belum usai. Apa? Menciptakan Indonesia yang adil dan makmur.

Pilpres dan Putusan MK Bukan Akhir, Perjuangan Mencari Keadilan dan Hidup Sejahtera Belum Selesai
dokumentasi
Kisdiantoro

Mencari Keadilan Belum Usai

Oleh Kisdiantoro, Wartawan Tribun Jabar

PERNYATAAN Prabowo Subianto, calon presdien 02 yang bertarung di Pilpres 2019, pantas mendapatkan apresiasi yang tinggi.

Kendati keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) di sidang akhir sengketa Pilpres 2019, mengecewakan bagi Prabowo dan pendukungnya, dia tegar dan menyatakan menerima hasil yang menguatkan keputusan KPU, pasangan Jokowi-Maruf Amin juara Pilpres 2019.

Prabowo menyebut satu per satu kelompok dan orang-orang yang selama ini mendukung pencalonannya, mewujudkan niat mulia menjadikan Indonesia menjadi negara yang adil dan makmur. Lalu mengucapkan terima kasih.

Lalu yang mengesankan, Prabowo bertawakal setelah menempuh jalur konstitusi, meski hasilnya tak seuai harapan. Dia menyerahkan kebenaran yang diyakininya kepada Allah SWT.

Apakah Sengketa Pilpres 2019 Bisa Dibawa ke Mahkamah Internasional? Ini Fungsi Badan Utama PBB Itu

Kemarin, kehawatirkan sebagian orang bahwa pasca-putusan MK soal sengketa Pilpres 2019 bakal terjadi kerusuhan, itu tidak terjadi. Artinya, ajakan Prabowo kepada relawan atau pendukungnya untuk bersikap santun dan menjaga ketertiban dipatuhi.

Dalam pidatonya yang didampingi Sandiaga Uno, Prabowo kembali menegaskan kepada pendukungnya untuk tidak berkecil hati, tegar, tenang, terus mengejar cita-cita, menjaga perdamaian, dan setia kepada konstitusi.

"Kita harus memikirkan kepentingan yang lebih besar, keutuhan bangsa dan negara, kita harus memandang bahwa seluruh anak bangsa adalah saudara-saudara kita sendiri," ujar Prabowo di akhir pidatonya, kemarin.

Mulia sekali. Benar jika ada orang-orang yang menyebut Prabowo sosok negarawan sejati.

Apa yang dikatakan Prabowo sejatinya adalah ajaran Islam yang menganjurkan manusia untuk selalu menjalin persaudaraan.

Bukan saja persaudaraan sesama umat Islam, ukhuwah Islamiyah, tapi Islam juga mengajarkan persaudaraan atas dasar kemanusiaan (ukhuwah basyariah) dan persaudaraan atas nama sesama anak bangsa (ukhuwah wathaniyah).

BREAKING NEWS: MK Tolak Klaim Kubu Prabowo-Sandiaga Menang Pilpres 2019 Sebanyak 52 Persen

Sebagai manusia ciptaan sang maha kuasa, Allah SWT, manusia yang satu dengan lainnya wajib menjalin persaudaraan. Saling hormat dan mencintai tanpa memandang agama, warna kulit, ras, dan sekat-sekat lainnya.

Lalu, sebagai sesama anak bangsa Indonesia, persaudaraan tak bisa dielakan lagi. Indonesia sebagai rumah besar, orang Jawa, orang Kalimantan, Sumatera, Papu, dll, wajib bersatu menjadi satu keluarga, menjaga keutuhan Indonesia.

Pesan Prabowo di akhir pidatonya dapat ditafsirkan bahwa perjuangan itu belum usai. Apa? Menciptakan Indonesia yang adil dan makmur.

Maka, tahapan Pilpres 2019 dan sidang putusan MK, bukan final. Prabowo dan pendukunya memiliki kesempatan yang luas bersama Jokowi dan pendukunya, menuntaskan cita-cita itu.

Titik Akhir Prabowo di Pilpres 2019, Gugatan Ditolak MA dan MK, Nasib dengan Partai Koalisi Tamat?

Jokowi dan Maruf Amin yang akan menahkodai pemerintahan Indonesia bukanlah para malaikat, tentu bisa saja keseleo atau salah langkah. Masukan kritis Prabowo dan pendukungnya lah yang akan mengembalikan Jokowi ke arah yang benar.

Mengejar cita-cita Indonesia adil dan makmur, tak harus berada di pusat kekuasaan. Berada di samping kekuasaan pun bisa. Banyak pendukung Prabowo yang duduk di legislatif, menjabat bupati, walikota, dan gubernur.

Dari sana pun Prabowo dan pendukungnya bisa ikut membangun Indonesia.

Prabowo bisa memilih jalan oposisi agar leluasa mengawasi pemerintah. Semoga cita-cita Indonesia adil dan makmur segera tercapai.

Penulis: Kisdiantoro
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved