Sengketa Pilpres 2019

Prabowo Subianto dan Jokowi Akan Bertemu, 30 Juni Nanti

Wakil Sekretaris TKN Verry Surya Hendrawan mengatakan, pertemuan keduanya akan dilakukan di gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Prabowo Subianto dan Jokowi Akan Bertemu, 30 Juni Nanti
KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO
Dua pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto - Sandiaga Uno dan Joko Widodo - Maruf Amin saat acara pengundian dan penetapan nomor urut pasangan calon presiden dan wakil presiden pemilu 2019 di Gedung Komisi Pemilhan Umum, Jakarta, Jumat (21/9/2019). Pasangan Joko Widodo - Maruf Amin mendapat nomor urut satu dan pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno mendapat nomor urut dua. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) menyebut Capres 01, Joko Widodo dan Capres 02, Prabowo Subianto akan bertemu pada Minggu (30/6/2019) mendatang.

Wakil Sekretaris TKN Verry Surya Hendrawan mengatakan, pertemuan keduanya akan dilakukan di gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Insya Allah keempat tokoh bangsa ini akan bertemu sama seperti saat pendaftaran capres dan cawapres di KPU," kata Verry Surya Hendrawan kepada wartawan di Jakarta, Jumat (28/6/2019).

Verry mengatakan, kondisi perpolitikan beberapa waktu terakhir relatif cukup ikhtiar.

Politisi PKPI ini melanjutkan, upaya semua pihak untuk menjembatani komunikasi politik antara Jokowi dan Prabowo juga sudah seringkali muncul.

Keduanya, ia mengungkapkan, secara personal juga telah menyampaikan keinginan untuk bertemu.

Capres dan Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto (kiri) dan Sandiaga Uno (kanan) berjabat tangan usai memberikan keterangan pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak gugatan terkait perolehan suara Pilpres 2019 di kediaman Prabowo Subianto di Jakarta, Kamis (27/6/2019) malam. Dalam keterangannya, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno menerima hasil keputusan Mahkamah Konstitusi terkait gugatan Pilpres 2019. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Capres dan Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto (kiri) dan Sandiaga Uno (kanan) berjabat tangan usai memberikan keterangan pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak gugatan terkait perolehan suara Pilpres 2019 di kediaman Prabowo Subianto di Jakarta, Kamis (27/6/2019) malam. Dalam keterangannya, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno menerima hasil keputusan Mahkamah Konstitusi terkait gugatan Pilpres 2019. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Namun, ia menambahkan, memang secara politis komunikasi yang coba dibangun cukup kondusif.

Untuk itu, ia mengajak semua pihak untuk terus membangun suasana yang kondusif.

Sehingga, lanjut Verry, pertemuan Jokowi dan Prabowo bersama wakil mereka masing-masing dapat terlaksana yang pada akhirnya membuat kondisi perpolitikan semakin baik dari waktu ke waktu.

"Kami juga mengimbau pada pendukung tidak perlu membuat ungkapan, ujaran, ataupun hal-hal yang akhirnya akan kontraproduktif terhadap rencana besar pertemuan dari kedua tokoh bangsa ini," jelasnya.

Seperti diketahui, KPU akan menetapkan capres-cawapres terpilih Pilpres 2019 pada Minggu (30/6/2019).

Hal itu dilakukan setelah Mahkamah konstitusi (MK) menolak gugatan yang diajukan tim hukum Prabowo-Sandi terkait Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU).

KPU rencananya akan mengundang Bawaslu dan DKPP,  kementerian dan lembaga terkait seperti Kementerian Sekretariat Negara, Mahkamah Agung, MPR, MK, Bawaslu, DPR, TNI, Polri, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Luar Negeri dan beberapa lembaga lain.

Editor: Ravianto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved