Kabupaten Bandung Masih Kekurangan 343.349 Unit Rumah, Kata Dadang M Naser

Kabupaten Bandung membutuhkan 1.050.000 unit rumah, sedangkan ketersediaan rumah sampai 2014 baru mencapai 706.651 unit.

Kabupaten Bandung Masih Kekurangan 343.349 Unit Rumah, Kata Dadang M Naser
Tribun Jabar/Lutfi Ahmad Mauludin
Bupati Bandung Dadang M Naser, Kamis (11/4/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

TRIBUNJABAR.ID, SOREANG- Bupati Bandung Dadang M Naser menuturkan hingga 2024, Kabupaten Bandung membutuhkan 1.050.000 unit rumah, sedangkan ketersediaan rumah sampai 2014 baru mencapai 706.651 unit.

"Berdasarkan analisa kebutuhan dan penanganan perumahan kawasan permukiman, terdapat backlog (kesenjangan pemenuhan kebutuhan perumahan) sebesar 343.349 unit di Kabupaten Bandung," kata Dadang M Naser di Soreang, Jumat (28/6/2019)

Menurutnya, ada beberapa penyebab adanya backlog di Kabupaten Bandung, seperti masih kurangnya kemampuan daya beli masyarakat khususnya Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dalam memenuhi kebutuhan rumah.

"Tak hanya itu, kurangnya penyediaan rumah karena tingginya harga tanah dan sulitnya mendapatkan lahan, juga inflasi yang membuat harga rumah cenderung naik sekitar 10 persen setiap tahun menjadi alasan adanya backlog," ujar Dadang M Naser.

Dadang berpendapat, pembangunan perumahan dan permukiman harus dilakukan dengan baik sehingga dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan dan pengentasan kemiskinan di Kabupaten Bandung.

Rumah Antik di Sumedang Ini Dijadikan Cagar Budaya, Pemkab Sumedang Justru Diancam Dipidanakan

Pasangan Tua Ini Tinggal di Rumah yang Nyaris Roboh di Padalarang, Keduanya pun Sakit-sakitan

"Oleh karena itu, pembangunan perumahan dan permukiman harus didukung oleh kebijakan yang strategis dan program yang komprehensif. Sehingga, selain memenuhi hak dasar rakyat juga turut meningkatkan taraf hidup masyarakat," katanya.

Bupati berharap, program Satu Juta Rumah Melalui KPR Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dapat mempercepat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung.

"Kami menyambut baik serta mengapresiasi kebijakan yang telah diambil pemerintah pusat. Guna merealisasikan hal tersebut, saya mengimbau seluruh komponen pembangunan daerah untuk mendukung program satu juta rumah," ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Kadisperkimtan) Kabupaten Bandung Erwin Rinaldi, menjelaskan untuk mempercepat program itu, Kementerian PUPR, Badan Layanan Umum (BLU) Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) telah bekerja sama dengan 43 bank.

"Masing-masing terdiri dari 11 bank nasional dan 32 bank pembangunan daerah, baik konvensional maupun bank syariah. Di mana nantinya terdapat persyaratan-persyaratan teknis yang bisa dikembangkan dalam diskusi selanjutnya," jelas Erwin.

Menurutnya, pada 21 Desember 2018 lalu PPDPP telah melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama operasional bersama 25 bank pelaksana. 

Penulis: Mumu Mujahidin
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved