Jokowi akan Jadi Presiden Lagi, Bagaimana Nasib Jabar di Tangan Jokowi yang Kalah di Jabar

Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi menolak seluruh gugatan sengketa hasil Pemilu Presiden 2019 yang diajukan pasangan

Jokowi akan Jadi Presiden Lagi, Bagaimana Nasib Jabar di Tangan Jokowi yang Kalah di Jabar
KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
Jokowi 

Jokowi dalam pidatonya setelah pembacaan putusan Mahkamah Konstitusi pun, katanya, menyatakan akan menjadi presiden semua warga Indonesia, baik yang memilihnya ataupun yang tidak memilihnya pada Pilpres 2019.

"Itu memang komitmen yang sudah disampaikan Jokowi dalam pidato tadi malam (setelah putusan Mahkamah Konstitusi), akan menjadi presiden bagi seluruh rakyat Indonesia, yang memilih maupun yang tidah memilih. Saya pikir komitmen itu yang harus jadi perhatian," katanya.

Pada periode pertamanya, kata Firman, pemerintahan di bawah Jokowi tetap melaksanakan pembangunan infrastruktur di Jabar, termasuk mendorong semaksimal mungkin operasional Bandara Kertajati yang diinisiasi Pemprov Jabar.

"Mau siapapun yang menginisiasi project itu, sepanjang memang dibutuhkan masyarakat, seperti Bandara Kertajati, itu menjadi salah satu prioritas Jokowi. Ini salah satu contoh Jokowi berkomitmen menjaga infrastruktur di Jabar supaya jadi lebih baik. Ada tindakan konkrit yang Jokowi lakukan supaya Kertajati jadi berfungsi dengan baik," ujarnya.

Jika dilihat dari visi dan misi Jokowi-Amin lima tahun ke depan, katanya, pemerintahan ini akan menyelesaikan berbagai program infrastruktur di Jabar, dari mulai Pelabuhan Patimban, optimalisasi Bandara Kertajati, dan berbagai pembangunan infrastruktur jalan tol yang belum rampung.

"Yang menarik pada periode kedua ini, pemerintahan Jokowi akan menaruh prioritas pada pembangunan sumber daya manusia. Saya pikir kalau infrastruktur lebih kepada menyelesaikan proyek-proyek yang masih proses, karena belum semua selesai di periode pertama Jokowi," katanya.

Harga Ayam Hidup di Peternak di Majalengka Hanya Rp 7 Ribu Per Kg, Anjlok Setelah Lebaran

Pada periode kedua ini, katanya, Jokowi diprediksi akan melakukan pembangunan sumber daya manusia seperti di bidang pendidikan, kesehatan, dan pelayanan dasar masyarakat.

Langkah selanjutnya yang harus diambil Jabar, katanya, adalah bagaimana Pemerintah Provinsi Jabar dan pemerintah di 27 kabupaten dan kota di Jabar berkomitmen melakukan kolaborasi dengan program pemerintah pusat.

"Jangan sampai jadi problem, saat pemerintah pusat punya program, tapi tidak selaras dengan pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota. Ini yang jadi masalah. Kalau terkoordinasi baik, akan sangat meningkatkan pembangunan," ujarnya.

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved