Izin Pembangunan KCIC Tak Kunjung Keluar, Bupati KBB Beberkan Alasan Tak Beri Izin

Pemkab Bandung Barat melalui sang bupati, Aa Umbara Sutisna, tak kunjung memberikan izin pembangunan infrastruktur KA cepat Jakarta-Bandung.

Izin Pembangunan KCIC Tak Kunjung Keluar, Bupati KBB Beberkan Alasan Tak Beri Izin
Tribunjabar/Nandri Prilatama
Bupati Bandung Barat Aa Umbara di Lembang 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemkab Bandung Barat melalui sang bupati, Aa Umbara Sutisna, tak kunjung memberikan izin pembangunan infrastruktur KA cepat Jakarta-Bandung.

Aa Umbara mengatakan ia belum mengeluarkan izin karena PT Kereta Api Cepat Indonesia China (KCIC) belum juga mengabulkan permintaanya untuk memperlebar jalan di Kabupaten Bandung Barat.

Menurut Aa Umbara, pihak KCIC belum meberikan kejelasan mengenai komitmen dalam skema ganti untung kepada warga Kabupaten Bandung Barat tersebut.

Salah satu ruas jalan yang diminta Aa Umbara untuk diperlebar adalah jalan di Cikalongwetan dan Cipeundeuy.

Aa Umbara juga meminta agar disediakan jalan penghubung antara Kecamatan Cikalongwetan-Cisarua serta Cikalongwetan-Cipeundeuy.

Warga Jajaway Cileunyi Mengeluhkan Kebisingan Aktivitas Proyek Kereta Cepat

Punteun, kenapa saya selalu menolak KCIC, saya cuman minta jalan diperlebar oleh KCIC. Apa mau pakai APBN atau CSR, apapun juga tolong buatkan. Ini juga menjadi penunjang untuk KCIC juga karena ini proyek strategis nasional,” ujar Aa Umbara di Ngamprah, Jumat (28/6/2019).

Aa Umbara mengatakan, pembangunan serta pelebaran jalan yang diminta olehnya juga bertujuan untuk menunjang Pemda Kabupaten Bandung Barat dalam rangka menghadirkan destinasi wisata baru di Kecamatan Cikalongwetan dan Cipeundeuy.

Pada intinya, pihaknya tidak menghalang-halangi pembangunan KA cepat Jakarta-Bandung.

Namun, dia kembali menegaskan tidak akan mengeluarkan izin apapun kepada KCIC apabila belum ada komitmen yang jelas.

Aa Umbara bahkan tidak peduli jika sikapnya ini bertentangan dengan program pemerintah pusat.

Halaman
12
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved