Ini Atlet Bola Voli Pertama Mengenakan Hijab di Proliga, Tips Mengenakan Kerudung Saat Olahraga

Atlet bola voli putri di Indonesia yang berlaga di Proliga kini sudah banyak yang mengenakan hijab.

istimewa
Shinta Ainni Fathurrahmi saat memperkuat Jakarta Pertamina Energi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Atlet bola voli putri di Indonesia yang berlaga di Proliga kini sudah banyak yang mengenakan hijab.

Hal itu diawali oleh Shinta Ainni Fathurrahmi dan Helda pada tahun 2016, saat memperkuat Gresik Petrokimia dalam mengarungi Proliga.

Setelah mereka berdua terus bermunculan atlet-atlet voli yang mengenakan hijab saat berlaga dan sehari-harinya, seperti Wilda Siti Nur Fadillah, Tri Retno Mutiara,

Shinta mengaku, sangat senang kini banyak teman-temannya yang sudah hijrah, maksudnya hijrah dari mulai penampilan karena yang kelihatan secara kasat mata adalah penampilan.

“Kalau rohani dan lainnya urusan masing-masing dan kita tidak tahu. Kalau melihat banyak yang sudah berubah (menjadi lebih baik)  pasti seneng,” ujar Shinta, saat dihubungi Tribun Jabar, Kamis (27/6/2019).

Pergoki Idrus Marham Berada di Luar Rutan KPK, Ombudsman RI akan Periksa KPK

Shinta mengatakan, sekarang sudah banyak yang lebih menyadari, sebenarnya wanita muslim itu harus bagaimana,  walau sebenarnya sebaiknya wanita muslim tidak beraktivitas di luar rumah.

“Tapi zaman sekarang dan mungkin sudah lebih dulu kecemplung di dunia olahraga, tidak mungkin tiba-tiba langsung setop. Setidaknya kita bisa meminimalisir dengan tidak membuka aurat berpenampilan sebagai muslimah,” ujar pemain voli yang berposisi setter ini.

Shinta yang berkerudung mengenakan nomor 10 dan Helda yang berkerudung mengenakan nomor 18, saat memperkuat Gresik Petrokimia
Shinta yang berkerudung mengenakan nomor 10 dan Helda yang berkerudung mengenakan nomor 18, saat memperkuat Gresik Petrokimia (istimewa)

Pemain voli cantik yang berhasil membawa  Jakarta Pertamina Energi menjadi juara Proliga 2018, ini berpesan untuk muslimah yang masih ragu berolahraga dengan berhijab, luruskan dulu niat untuk menutup aurat adalah kewajiban sebagai muslim.

“Tidak usah ragu untuk tetap menjalani hobi olahraganya karena sekarang sudah sangat dipermudah baik izin ataupun fasilitas pendukungnya sperti baju, celana, dan kerudung,” kata atlet voli asal Bekasi ini.

Khusus di bola voli, kata Shinta, sudah terbukti tidak ada masalah untuk main voli mengenakan hijab,asalkan pakaian pendukung selain kaus tim disesuaikan warnanya dengan sesama teman satu tim yang menggunakan hijab juga.

Pameran 11 Museum di Festival Budaya Sunyaragi Cirebon, Meriam Portugis hingga Mahkota Banten

“Pastikan nyaman untuk dipakai karena gerakan di bola voli sangat banyak, jadi jangan  sampai kita ribet sendiri dengan pakaian pendukung yang dipakai,” ujar dia.

Menururut Shinta, hal tersebut supaya tetap fokus sama kegiatan olahraga yang  dilakukan.

“Satu lagi usahakan jangan pakai peniti di kerudung yang dipakai (saat olahraga), tentu itu karena alasan keamanan,” ucapnya.

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved