Pilpres 2019

Sindiran Andi Arief Soal Isu Kubu Prabowo Ditawarkan Posisi Menteri, Sebut Tawaran Sekjen PPP Palsu

Melalui Twitter, Andi Arief melontarkan sindiran menohok soal isu yang mencuat terkait kubu Prabowo Subianto yang ditawarkan posisi menteri.

Sindiran Andi Arief Soal Isu Kubu Prabowo Ditawarkan Posisi Menteri, Sebut Tawaran Sekjen PPP Palsu
(KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO)
Sindiran Andi Arief terhadap isu kubu Prabowo yang ditawarkan posisi menteri. 

TRIBUNJABAR.ID - Melalui Twitter, Andi Arief melontarkan sindiran menohok.

Sindiran itu berkaitan isu Pilpres 2019, yang kini tengah menunggu putusan dari Mahkamah Konstitusi (MK).

Isu yang mencuat itu soal kubu Prabowo Subianto yang ditawarkan posisi menteri.

Andi Arief menyebut hanya presiden yang berhak membentuk kabinet, termasuk menentukan menteri.

Dalam hal ini, Andi Arief menyebut tawaran posisi menteri itu palsu.

Ia pun menyinggung, tawaran dari posisi menteri dari Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan ( PPP ) Arsul Sani itu tak logis.

Andi Arief Berkoar, Samakan Saksi Prabowo, Agus Maksum Seperti Akun Bodong, Minta BPN Tanggung Jawab

Hal itu disebabkan perolehan suara pada PPP pada Pileg 2019 disebut sekitar empat persen.

Andi Arief
Andi Arief (ISTIMEWA)

Melansir dari Kompas.com, partai koalisi Jokowi - Maruf Amin memang mendominasi di kursi DPR berdasarkan dari Pileg 2019.

Namun, PPP memperoleh suara 4,52 persen atau 6.323.147.

"Tanggal 27 Juni 2019 sudah ada Presiden hasil Pemilu. Setelah itu
Presiden akan bentuk kabinet. Hanya Presiden yg berhak menentukan menterinya.

Halaman
1234
Penulis: Widia Lestari
Editor: Yongky Yulius
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved