Pilpres 2019

Mahfud MD Prediksi Bunyi Putusan MK Besok, Sebut 99 Persen Permohonan BPN Prabowo Diterima, tapi . .

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD memprediksi bunyi putusan sidang sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi atau MK.

Mahfud MD Prediksi Bunyi Putusan MK Besok, Sebut 99 Persen Permohonan BPN Prabowo Diterima, tapi . .
Kolase Tribun Jabar (Instagram @prabowo, Antara, dan Instagram @jokowi)
Prabowo, Mahfud MD, dan Jokowi 

TRIBUNJABAR.ID - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD memprediksi bunyi putusan sidang sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi atau MK.

Awalnya, Mahfud MD menjelaskan mengenai penyebab jadwal pembacaan putusan sidang sengketa Pilipres 2019 yang lebih cepat dari Jumat (28/6/2019).

Sidang pleno pengucapan sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi akan digelar pada Kamis (27/6/2019).

Menurut Mahfud MD, hal tersebut berarti pokok perkaranya sudah disepakati oleh sembilan hakim Mahkamah Konstitusi, apakah akan dikabulkan atau ditolak.

Sebab biasanya, lanjut Mahfud MD, sebelum majelis hakim membuat putusan di dalam RPH, tidak akan diumumkan terlebih dahulu kapan jadwal pengucapan vonisnya.

Mahfud MD: Kalau Ada Hakim MK Terima Suap, Tangkap Saja, Tapi Tak Mengubah Keputusan

Pengumuman jadwal pengucapan vonis biasanya diumumkan mendekati hari yang sudah dijadwalkan sebelumnya.

"Kalau maju begini ini patut diduga saya yakin ini selesai. Jadi, dua hari (dari 24 Juni) ke depan majelis hakim tidak lagi memperdebatkan soal substansinya ditolak atau dikabulkan karena itu sudah disepakati," ujar Mahfud MD dilansir TribunJabar.id dari tayangan Kompas TV.

Ia mengatakan, setelah menentukan jadwal pembacaan putusan itu, hakim Mahkamah Konsitusi tinggal menyisir narasinya.

Jadi, semua hakim harus membaca bersama rancangan vonis, dibaca bersama-sama per kalimat agar tidak terjadi kesalahan pengetikan.

Mahfud MD dan Prabowo Subianto
Mahfud MD dan Prabowo Subianto (Kolase Tribun Jabar (Istimewa dan Kompas.com))

"Sehingga besok putusan MK itu akan berbunyi begini: memutuskan, satu, menerima permohonan para pemohon. Dua, menolak eksepsi termohon dan pihak terkait. Ketiga, mengabulkan atau menolak permohonan para pemohon," ujar Mahfud MD.

Halaman
123
Penulis: Yongky Yulius
Editor: Fidya Alifa Puspafirdausi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved