Keponakan Nekat Tusuk Paman Hingga Tewas, Diduga Karena Sakit Hati

Diduga karena sakit hati, pria bernama FS alias nando nekat menusuk pamannya, YA alias Opi, hingga tewas.

Keponakan Nekat Tusuk Paman Hingga Tewas, Diduga Karena Sakit Hati
tribunnews
Ilustrasi penusukan

TRIBUNJABAR.ID, MANADO - Diduga karena sakit hati, pria bernama FS alias nando nekat menusuk pamannya, YA alias Opi, hingga tewas.

Dilaporkan, ada 22 luka tusuk dan satu luka sayatan benda tajam pada tubuh Opi.

Peristiwa itu terjadi di Kelurahan Wewelen, Linkungan II, Kecamatan Tondano Barat, Minahasa, Sulawesi Utara, pada Kamis (20/6/2019).

"Saat ini tersangka ditahan di rumah tahanan (Rutan) Polres Minahasa untuk melengkapi proses penyidikan lebih lanjut," ujar Kapolres Minahasa, AKBP Denny Situmorang, melalui pesan singkat saat dikonfirmasi, Rabu (26/6/2019) siang.

VIDEO-Kampung Jajaway Cileunyi yang Terdampak Proyek KCIC Kini Sepi dan Ditumbuhi Rumput Liar

Denny melanjutkan, terungkapnya kasus pembunuhan itu berdasarkan informasi masyarakat dan laporan dari istri korban, SS alis Sul.

Berdasarkan informasi dan laporan tersebut, Unit Jatanras dan Unit Identifikasi langsung pergi ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Setelah itu, berkoordinasi dengan pihak Rumah Sakit (RS) Sam Ratulangi Tondano, untuk memastikan bahwa korban meninggal karena adanya kekerasan pada tubuh korban.

Petugas mencari informasi tentang kronologi kejadian. Setelah memastikan bahwa kejadian yang terjadi adalah merupakan dugaan tindak pidana, Unit Jatanras bersama dengan Unit Resmob langsung berkoordinasi untuk mencari tersangka.

Namun, tak lama kemudian tersangka menyerahkan diri di ruang SPKT Polres Minahasa bersama barang bukti.

"Saat itu juga tersangka langsung diperiksa oleh penyidik, dan barang bukti berupa senjata tajam langsung disita," kata dia.

Menurut Denny, dari hasil visum di RS Sam Ratulangi Tondano, terdapat 22 luka tusuk dan satu luka sayatan akibat benda tajam pada korban.

Tersangka terancam dijerat Pasal 340 subsider 338 KUHP, tentang Pembunuhan Berencana dengan ancaman hukuman untuk Pasal 340 adalah minimal 20 tahun penjara atau maksimal seumur hidup atau hukuman mati.

Sedangkan Pasal 338 dengan ancaman 15 tahun penjara.

"Segera setelah berkas perkara selesai dan dinyatakan lengkap oleh jaksa penuntut umum (JPU), maka tersangka berikut barang bukti kita limpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Minahasa," ujar dia.

(Kompas.com/Skivo Marcelino Mandey)

Setelah Bertengkar dengan Suami, Istri Gantung Diri di Rumah, Ditemukan Oleh Keponakannya

Vanessa Angel Dihukum 5 Bulan Penjara, Lebih Ringan daripada Tuntutan Jaksa

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved