Dinas Sosial akan Bawa 3 Orang Gangguan Jiwa di Cijaura Bandung ke RSJ atau Rumah Singgah

Dinas Sosial Kota Bandung mengunjungi langsung tempat tinggal tiga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di RW08, Kelurahan Cijaura, Kecamatan Buahbatu, K

Dinas Sosial akan Bawa 3 Orang Gangguan Jiwa di Cijaura Bandung ke RSJ atau Rumah Singgah
Tribun Jabar/Syarif Pulloh Anwari
Kepala Dinas Sosial Kota Bandung, Tono Rusdiantono 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Pulloh Anwari

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dinas Sosial Kota Bandung mengunjungi langsung tempat tinggal tiga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di RW08, Kelurahan Cijaura, Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung, Rabu (26/6/2019).

Rombongan Dinas Sosial Kota Bandung terlihat mengunjungi rumah seorang penderita ODGJ, U (50), yang saat ini masih diikat menggunakan rantai.

Dua di antara tiga ODGJ tersebut dikabarkan tinggal di kediamannya dengan masih diikat menggunakan rantai.

Kepala Dinas Sosial Kota Bandung, Tono Rusdiantono, mengatakan bahwa pihaknya akan membawa ketiga orang tersebut ke rumah singgah atau rumah sakit jiwa.

"Jadi intinya permasalahan ODGJ, sebenarnya ODGJ itu ranahnya di Dinkes, jadi harus dicek dulu kesehatan, kesehatan jiwanya, tapi saya sangat terpanggil kalau ada laporan seperti ini," ujar Tono kepada Tribun Jabar di rumah seorang warga yang menderita ODGJ di Kelurahan Cijaura, Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung, Rabu (26/6/2019).

Tiga ODGJ RSJ Cisarua Nyoblos, Mereka Salurkan Hak Pilih di TPS 37 Jambudipa

Sebelumnya, kata Tono, pihaknya sudah berupaya menangani ketiga ODGJ tetapi belum mendapat persetujuan dari keluarga.

"Ini ternyata sudah lama digarap oleh Dinsos, dan sudah cukup lama katanya berbulan-bulan, yang efektifnya sekarang sekarang mau ditarik, namun bapaknya enggak mau dan sulit juga kan, karena harus ada persetujuan dari keluarga," ujar Tono.

Ia juga mengatakan bahwa seharusnya ODGJ tidak boleh diikat menggunakan rantai.

Tetapi di sisi lain ia juga memaklumi apa yang dilakukan keluarganya, karena dua warga ODGJ yang dirantai tersebut kerap mengganggu warga sekitar.

"Harusnya ini enggak boleh di rantai, cuman kan keluarganya keberatan, kalau enggak dirantai ngamuk dan rusak rumah, dan dilihat rantainya juga manusiawi ya, kalau di pasung kan parah, tapi ini mah menjaga saja," ujarnya.

Begini Kondisi 3 Warga yang Alami Gangguan Jiwa di Bandung, 2 Dirantai Kakinya, 1 tengah Hamil Besar

Kisah Pilu Wiji Fitriani, Pengidap Gangguan Jiwa yang Gerogoti Jari Tangannya Hingga Habis

Penulis: Syarif Pulloh Anwari
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved