Pilpres 2019

Diminta Prabowo Tak Datang, Dilarang Kapolri, Aksi di Sekitar MK Tetap Ada, Tak Patuh ke Paslon 02?

Berdasarkan pantauan, Rabu (26/6/2019), massa terlihat sudah semakin banyak memenuhi jalan sekitar gedung Mahkamah Konstitusi.

Diminta Prabowo Tak Datang, Dilarang Kapolri, Aksi di Sekitar MK Tetap Ada, Tak Patuh ke Paslon 02?
Kolase Tribun Jabar (Instagram @indonesiaadilmakmur dan Kompas.com)
Berdasarkan pantauan, Rabu (26/6/2019), massa terlihat sudah semakin banyak memenuhi jalan sekitar gedung Mahkamah Konstitusi. 

"Lalu pertanyaannya, kalau yang berkontestasi dalam hal ini adalah Prabowo dan Jokowi beserta partai pendukungnya saja sudah sepakat untuk menjaga kondusivitas untuk menjaga situasi kamtibmas kita tetap terkendali dengan baik, kok masih ada yang pengen katakanlah unjuk rasa dan sebagainya?," ujar Arsul Sani di tayangan Kompas TV.

Imbauan Prabowo dan Larangan Kapolri

Sebelumnya diberitakan, Jubir BPN Andre Rosiade sempat menjelaskan soal arahan dari Prabowo dan Sandiaga Uno.

Ia mengatakan, baik Prabowo maupun Sandiaga Uno menyampaikan agar para pendukungnya percaya sepenuhnya kepada tim hukum.

"Yang memang mendukung Prabowo Sandi dan menganggap Prabowo Sandi sebagai pemimpinnya untuk tidak hadir ke MK, serahkan sepenuhnya ke kuasa hukum tonton saja di televisi pada 27 Juni jam 12.30 itu," ujar Andre dalam acara Sapa Indonesia Pagi, Kompas TV, Selasa (25/6/2019).

Mahfud MD Prediksi Bunyi Putusan MK Besok, Sebut 99 Persen Permohonan BPN Prabowo Diterima, tapi . .

Kemudian, lanjutnya, apapun keputusan nanti, diharapkan semua pihak di 02 menerimanya.

"Mari kita sikapi dengan tenang, sejuk kita terima karena kepentingan bangsa dan negara harus kita tempatkan di atas kepentingan kita semua. Kita jaga kondusivitas kita jaga kesejukan ini arahan Prabowo Sandi," ujarnya.

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian juga menegaskan melarang aksi unjuk rasa di depan Gedung Mahkamah Konstitusi jelang sidang putusan sengketa hasil Pilpres 2019.

"Saya juga sudah menegaskan kepada Kapolda Metro, kepada Badan Intelijen Kepolisian tidak memberikan izin untuk melaksanakan demo di depan MK," kata Tito di ruang Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (25/6/2019)

Penulis: Yongky Yulius
Editor: Widia Lestari
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved