Bukan Terkait Terorisme, Ini Alasan Polisi Tangkap 2 Ketua Ormas di Cirebon

Penegasan soal alasan polisi menangkap dua warga Cirebon itu disampaikan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo

KOMPAS.com/Devina Halim
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (14/5/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA- Penangkapan dua ketua organisasi masyarakat (ormas) di Cirebon, Jawa Barat, Rabu (26/6/2019), tidak terkait terorisme.

Penegasan soal alasan polisi menangkap dua warga Cirebon itu disampaikan Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo.

Dua orang yang ditangkap polisi di Cirebon itu berinisial AN dan AM.

AN merupakan Ketua Jamaah Ansharusy Syariah (JAS) Cirebon sedangkan AM adalah Ketua Ormas Almanar sekaligus anggota Majelis Mujahidin Indonesia (MMI).

"Penangkapannya tidak ada kaitannya dengan terorisme," kata Dedi Prasetyo di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (26/6/2019).

Dedi menuturkan, ormas JAS dan MMI tidak terafiliasi atau mendukung kelompok teroris ISIS. Kedua ormas, menurut keterangan polisi, lebih terkait dengan Negara Islam Indonesia (NII).

2 Orang Asal Cirebon Diamankan Ditreskrimum Polda Jabar Diduga Terkait Kejadian Ini

Kapolres Cirebon Kota Sebut Dua Orang yang Diamankan Ditreskrimum Polda Jabar Bukan Anggota JAD

Namun, Dedi mengatakan, polisi masih mendalami keterkaitan keduanya dengan jaringan terorisme.

"Anggota itu kan masih didalami apakah dia terafiliasi dengan jaringan terorisme yang ada atau enggak," tuturnya.

Dedi mengatakan, AM ditangkap karena dugaan kepemilikan senjata tajam. AM pun dijerat dengan UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951.

Kemudian, AN ditangkap karena diduga terkait penyebaran konten bersifat provokatif dan mengandung SARA melalui akunnya.

Saat ini, kasus keduanya masih didalami oleh penyidik Polda Jawa Barat.

Sebelumnya, Kapolres Cirebon Kota AKBP Roland Ronaldy mengkonfirmasi adanya penangkapan oleh petugas kepolisian terhadap dua warga Kota Cirebon pada Rabu (26/6/2019) pagi. Keduanya diduga terlibat kerusuhan pada 21-22 Mei 2019.

"Ya tadi, penangkapan dilakukan oleh Direktorat Kriminal Umum Polda Jabar, terkait dengan indikasi keterlibatan yang bersangkutan dalam peristiwa 21-22 Mei di Jakarta lalu," kata Roland Ronaldy kepada sejumlah pekerja media di Mako Polres Cirebon Kota. (Devina Halim)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polri Tegaskan Penangkapan 2 Ketua Ormas di Cirebon Tak Terkait Terorisme"

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved