Breaking News:

Bayi 1,8 Tahun Tak Berhenti Menangis Saat Diare, Abang Angkat Kesal dan Nekat Bunuh Sang Adik

"Motifnya emosi sesaat, pengakuan tersangka, dia sudah dua hari merawat anak tersebut diare, namun orangtua korban dianggap tidak peduli,"

Editor: Theofilus Richard
Istimewa
Terduga pelaku Arman 

TRIBUNJABAR.ID, KAPUAS HULU - Gara-gara emosi sesaat, Arman (33) tega membunuh adik angkatnya yang berusia 1,8 tahun, di sebuah rumah kawasan perkebunan kelapa sawit, Kecamatan Empenang, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kapuas Hulu, Iptu Siko Sesaria mengatakan, dari hasil pemeriksaan, perbuatan tersebut dilakukan Arman karena merasa kesal balita 1,8 tahun itu mengalami diare selama dua hari.

Sementara kedua orangtuanya pergi bekerja.

"Motifnya emosi sesaat, pengakuan tersangka, dia sudah dua hari merawat anak tersebut diare, namun orangtua korban dianggap tidak peduli," kata Siko seperti dilansir dari Kompas.com, Senin (24/6/2019) malam.

Sempat Resahkan Warga Depok, 4 Remaja Pelaku Vandalisme Berkonten Porno Akhirnya Ditangkap Polisi

Menurut Siko, selain diare, si anak juga tak berhenti-henti menangis saat diasuh tersangka.

"Kata Arman, dia diamkan tidak mau diam," jelasnya.

Akibat itu, emosi Arman langsung muncul. Dia langsung membaringkan korban di atas tikar yang berada di lantai, lalu mengambil pisau dapur dan menusukkannya pada bagian perut dan rahang korban.

Siko melanjutkan, dari pengakuan Arman, dia tidak melakukan pelecehan seksual atau menyetubuhi korban.

Tersangka saat ini masih ditahan di Mapolres Kapuas Hulu.

Setelah pemeriksaan dan pemberkasan rampung, akan sgera dilimpahkan ke jaksa penuntut umum (JPU) untuk diadili.

Halaman
12
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved