Kedua Korban Kebakaran di Rajawali Bandung Dikenal sebagai Sosok yang Sangat Baik

Meninggalnya ibu dan anak tersebut menyisakan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga yang ditinggalkan, tapi juga para tetangga di sekitar rumahnya.

Kedua Korban Kebakaran di Rajawali Bandung Dikenal sebagai Sosok yang Sangat Baik
Tribun Jabar/Cipta Permana
Suasana di dekat rumah yang terbakar, di Jalan Rajawali Barat, Gang H Basar, Kelurahan Maleber, Kecamatan Andir, Kota Bandung, dekat Masjid Jami Baiturrohmah pada Senin (24/6/2019) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Cipta Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Musibah kebakaran yang menghanguskan sebuah rumah di Jalan Rajawali Barat, Gang H Basar, Kelurahan Maleber, Kecamatan Andir, Kota Bandung, pada Senin (24/6/2019) pagi, itu juga mengakibatkan dua korban jiwa, Suratmih (85) dan Yani (59) yang merupkan ibu dan anak.

Kedua korban ditemukan di dalam kamar mandi rumah yang terbakar karena tungku api yang tidak terawasi saat memasak tersebut.

Meninggalnya ibu dan anak tersebut menyisakan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga yang ditinggalkan, tapi juga para tetangga di sekitar rumahnya.

Semasa hidupnya, kedua korban selain dikenal sangat baik dan suka membantu tetangganya yang kesusahan, juga dikenal rajin ibadah dan bersedekah.

Saat bulan Ramadan kemarin, keduanya tidak pernah absen menyumbang takjil ke Masjid Jami Baiturrohmah selama sebulan penuh.

Kebakaran di Rajawali Bandung yang Menewaskan 2 Orang, Disebabkan Tungku Api yang Tak Terpantau

Liawati (46) salah seorang tetangga korban, mengaku sudah menganggap keduanya sebagai orang tua dan saudara sendir.

Yani yang menurutnya selalu menjadi sahabat di kala senang dan susah, sesaat sebelum persitiwa nahas tersebut terjadi, sempat bertemu dan berbincang di pasar tradisional yang jaraknya tidak jauh dari tempat tinggal mereka.

Oleh karena itu, Liawati mengaku sangat sedih dan seakan tidak percaya kehilangan Yani yang meninggal bersama ibunya akibat kebakaran.

VIDEO BREAKING NEWS, Kebakaran di Jalan Rajawali Bandung, 2 Orang Meninggal Akibat Terjebak

"Pastinya saya sedih sekali, karena sekitar jam sembilan tadi pagi banget, saya dan Bu Yani ketemu di pasar, kita ngobrol dulu sebentar pas saya lagi dagang. Tapi karena ada keperluan lain saya kemudian pergi dan Bu Yani juga pulang kerumahnya, karena ibunya (Suratmih) sendirian di rumah. Saya juga baru tahu ada kebakaran jam 10.30 WIB, setelah pulang dan dikasih tahu sama tetangga lain, pokoknya kaget banget sampai sekarang masih enggak percaya," ujarnya saat ditemui sambil terisak tangis di sekitar lokasi kejadian. (Cipta Permana).

Penulis: Cipta Permana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved