Kebakaran di Rajawali Bandung yang Menewaskan 2 Orang, Disebabkan Tungku Api yang Tak Terpantau

Jalan Rajawali Barat, Gang H. Basar Nomor 233 A, RT 04 RW 01, Kelurahan Maleber, Kecamatan Andir, Kota Bandung

Kebakaran di Rajawali Bandung yang Menewaskan 2 Orang, Disebabkan Tungku Api yang Tak Terpantau
Tribunjabar/Cipta Permana
Kondisi rumah milik Suartmih, salah seorang korban meninggal dunia pascadiamuk si Jago Merah di Jalan Rajawali Barat, Gang H. Basar Nomor 233 A, RT 04 RW 01, Kelurahan Maleber, Kecamatan Andir, Kota Bandung, Senin (24/6/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Cipta Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Si Jago Merah kembali mengamuk dan menghanguskan sebuah rumah satu lantai berukuran 140 m2 di kawasan padat penduduk, Jalan Rajawali Barat, Gang H. Basar Nomor 233 A, RT 04 RW 01, Kelurahan Maleber, Kecamatan Andir, Kota Bandung, Senin (24/6/2019).

Akibatnya, selain merusak seisi rumah berdinding putih itu, musibah ini juga turut menewaskan dua perempuan pemilik rumah, yaitu Suratmih (85) dan Yani (59).

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun Jabar dari warga sekitar, kedua korban tewas merupakan ibu dan anak yang memang selama ini tinggal berdua di rumah tersebut. Mereka tewas diduga diakibatkan kehabisan oksigen dan tidak sempat melarikan diri, karena terjebak di kamar mandi rumah mereka.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung, Dadang Iriana yang ditemui di lokasi kejadian mengatakan, peristiwa kebakaran pertama kali dilaporkan oleh tetangga korban bernama Susan melalui sambungan emergency call 113 pukul 10.15 WIB. Saksi melihat kobaran api muncul dari bagian dapur rumah sekitar pukul 10.00 WIB.

Pengacara Sebut Penangguhan Penahanan Eggi Sudjana Dikabulkan, Dijamin Sufmi Dasco Ahmad

Setelah menerima laporan, para petugas langsung bergegas menuju lokasi dan tiba di lokasi sekitar pukul 10.30 WIB, dengan menerjunkan sebanyak tujuh unit pancar, dua unit tanker, satu unit rescue, serta dua mobil komando dari markas komando (mako) Pusat, UPT Barat, Selatan, dan Utara.

Dengan unsur dukungan berasal dari Polsek Andir, tim Inafis, Dinkes, dan PMI Kota Bandung, Satpol PP serta Babinsa di Kecamatan Andir.

"Sejauh ini penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan kepolisian, tapi kuat dugaan dari tungku api yang kerap digunakan sebagai peralatan memasak sehari-hari kedua korban dalam kondisi tidak terpantau. Dari laporan saksi yang dimintai keterangan juga saat kejadian salah seorang korban (Suratmih) tengah menyalakan tungku api, tapi tiba-tiba api membesar, karena korban yang sudah lanjut usia tidak dapat memadam api akhirnya api terus membesar dan membakar seisi rumah," ujarnya.

Sekda Jabar Imbau ASN Gunakan Bandara Kertajati untuk Perjalanan Dinas

Adapun upaya pemadam di lokasi kejadian yang dilakukan Diskar PB Kota Bandung, lanjutnya, petugas berkoordinasi dengan pelapor dan aparat kewilayahan setempat, kemudian melakukan pemadaman secara menyeluruh pada area yang terbakar dan melakukan penyekatan.

Menurut Dadang, para petugasnya pun sempat alami kesulitan untuk memasuki dan berjibaku dengan api di lokasi kejadian, karena sempitnya akses menuju rumah yang terbakar. Dengan di bantu warga sekitar menggunakan peralatan seadanya, sekitar 30 menit api pun berhasil dijinakan. Proses tersebut berlanjut dengan upaya pendinginan dan pengecekan area yang terbakar.

"Kedua korban merupakan perempuan ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, di bagian depan dan di belakang rumah. Mereka tidak terbakar, tapi diduga karena kehabisan oksigen dan terdampak suhu panas api. Kedua jenazah, selanjutnya di bawa ke ke Masjid Jami Baiturrohmah bersama pihak keluarga untuk dilakukan identifikasi," ucapnya.

2 Tahun Kabur, Pelaku Pembunuhan Pelajar Gunakan Pedang di Padang Pariaman Ditangkap di Sukabumi

Dadang mengatakan, rumah di sekeliling rumah korban berhasil diamankan.

"Seluruh proses pemadaman dan pendingingan di lokasi kebakaran sekitar 120 menit. Setelah melakukan pengendataan dan pengecekan personel, kami pun memberikan himbauan kepada warga sekitar untuk selalu melakukan pencegahan bahaya kebakaran dan selalu menyediakan APAR (alat pemadam api ringan) di rumah masing-masing," katanya.

Penulis: Cipta Permana
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved