Breaking News:

Dedi Mulyadi Sebut Desakan Munaslub Golkar Datang dari Pihak yang Mengincar Kursi Menteri

Ketua DPD I Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi menilai desakan Munaslub Partai Golkar merupakan manuver

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Ichsan
istimewa
Ketua DPD Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi 

“Golkar empat kali munas, Pak Airlangga jadi ketua umum ketika Golkar dalam kondisi sangat terpuruk,” kata Dedi.

Menurutnya, Airlangga mampu memimpin Golkar meraih 85 kursi saat partai tersebut mendapat citra negatif dampak kasus Setya Novanto dan Idrus Marham dan kasus hukum lain, bahkan survei memprediksi kursi Golkar di bawah dua digit.

“Justru kami menilai raihan 85 kursi dalam situasi berat seperti ini masih raihan yang bagus,” ujarnya.

Gempa M 7,7 yang Mengguncang Maluku Ternyata Terasa Sampai ke Australia, Warga Dievakuasi

Dedi mengaku kondisi ini dirasakan saat ia mengkampanyekan Golkar di lapangan. Namun meski konsolidasi yang terbilang pendek, Golkar masih bisa menunjukan hasil di Pileg 2019.

“Sangat berat, tidak ada electoral effect dari Pilpres, opini negatif, 85 kursi itu sudah bagus,” kata Dedi.

Menurut Dedi, urusan Munas maupun Munaslub merupakan urusan dapur Golkar. Para pihak yang berhak membicarakan hal ini, lanjut Dedi, terbatas hanya pada Dewan Pembina, DPD Golkar tingkat I dan II, serta Ketua Umum.

“Hanya yang punya saham. Jadi kalau pihak dari luar Golkar ngomong soal Golkar, mohon maaf ini urusan rumah tangga kami,” kata Dedi.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved