Atap SDN Cikolotok Mulai Berjatuhan, Minat Orangtua Sempat Kendor Sekolahkan Anak di Sekolah Rusak

Bangunan SDN Cikolotok yang terletak di Kampung Cikolotok RT 01/01, Desa Sukamulya, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, tampak rusak

Atap SDN Cikolotok Mulai Berjatuhan, Minat Orangtua Sempat Kendor Sekolahkan Anak di Sekolah Rusak
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Kondisi bangunan SDN Cikolotok yang terletak di Kampung Cikolotok RT 01/01, Desa Sukamulya, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Senin (24/6/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Bangunan SDN Cikolotok yang terletak di Kampung Cikolotok RT 01/01, Desa Sukamulya, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, mulai rusak dimakan rayap dan besi tuang korosi dimakan waktu.

Sebagian atap yang menjorok ke halaman mulai berjatuhan kayu dan gentingnya.

Sebagian lagi tak mempunyai penyangga dan berbahaya bagi murid.

Tak sampai di situ, pintu dan jendela kelas mulai menjadi sarang rayap.

Hal itu membuat kaca jendela mudah bergeser dan terjatuh. Dinding sekolah yang tak mempunyai pagar ini juga mulai keropos bagian temboknya.

Kepala SDN Cikolotok, Rustandi Iskandar, mengatakan pihaknya sudah mengajukan perbaikan kepada Dinas Pendidikan sejak setahun yang lalu, namun hingga saat ini perbaikan yang diharapkan belum kunjung tiba.

"Saya masuk ke SDN Cikolotok Kampung Cikolotok RT 01/01, Desa Sukamulya, Kecamatan Karangtengah, ini setahun lalu, sudah banyak orangtua murid mengeluhkan kondisi bangunan sekolah," kata Rustandi saat ditemui di SDN Cikolotok, Senin (24/6/2019).

20 Jembatan Warna-warni akan Dibangun di Pelosok Jabar, Sekolah Tak Perlu Menyeberang Sungai

Rustandi mengatakan, minat orangtua murid untuk memasukkan anaknya ke SDN Cikolotok sempat menurun karena kondisi bangunan sekolah, namun setelah ada kabar pihak sekolah mengajukan perbaikan semangat orangtua kembali ada.

"Waktu pertama diinformasikan kepada orangtua sudah diajukan banyak siswa yang mendaftar, untuk kali ini sudah ada 22 murid, dulu hanya belasan," kata Rustandi.

Halaman
12
Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved