Minggu, 19 April 2026

Selama Bulan Juli 2019, Perum Damri Gratiskan Bus dari Bandung ke Bandara Kertajati

Seiring dengan rencana pemindahan rute penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara ke Bandara Kertajati

Penulis: Cipta Permana | Editor: Ichsan
Istimewa
Perum Damri yang bergerak di bidang layanan transporasi darat menjadi moda pertama yang langsung terintegrasi dengan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Cipta Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Seiring dengan rencana pemindahan rute penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara ke Bandara Kertajati, Majalengka mulai awal Juli 2019, Perum Damri Bandung akan menggratiskan biaya perjalanan dari Bandung ke Bandara Kertajati.

Pemberlakuan tarif gratis itu berlangsung selama masa transisi pemindahan sebagian rute dari Bandara Husein Sastranegara ke Bandara Kertajari, Majalengka selama sebulan, terhitung mulai 1 Juli 2019 hingga akhir Juli 2019, dengan waktu pemberangkatan, dua jam sekali setiap harinya atau sembilan kali pemberangkatan dari Bandung mulai pukul 02.00 WIB dini hari.

Sebanyak lima bus Damri pun telah disiapkan guna melayani calon penumpang pesawat dari Pool Damri Bandung di Jalan Kebon Kawung, Kota Bandung ke Kertajati, Majalengka dengan jarak sejauh 175 km.

Kepala Perum Damri Cabang Bandung Mursalin Tutu mengatakan, penggratisan ongkos dari Bandung ke Kertajati tersebut, merupakan bentuk bantuan operasional dari PT BIJB kepada Damri.

"Kami mendapat bantuan operasional dari BIJB untuk bus dari Bandung ke Kertajati, karena Bandung memiliki potensi calon penumpang terbanyak. Maka dalam setahun ini, kami tidak akan mengejar profit di rute keberangkatan dari Bandung menuju Kertajati sebagaimana arahan dari Kemenhub. Sebab kami sebagai BUMN harus mendukung dan hadir di tengah masyarakat," ujarnya saat ditemui di Pool Damri Bandung di Jalan Kebon Kawung, Kota Bandung, Minggu (23/6/2019).

Hari Ini Dua Pria Tewas Tersambar Kereta Api di Indramayu, Keduanya Tanpa Kartu Identitas Diri

Meski demikian, Mursalin menuturkan, penggratisan ongkos bus Damri tersebut merupakan opsi. Jika penumpang yang akan diangkut dari Bandung ternyata membeludak, Damri akan menjalankan opsi kedua, yaitu memberangkatkan bus dalam interval sejam sekali. Dengan demikian, penumpang harus membayar ongkos Rp 37.500 yang merupakan separuh dari ongkos semula Rp 75.000.

"Tidak elok kalau sebagian gratis, sebagian lagi bayar penuh. Jadi, opsi kedua kami akan berlakukan separuh ongkos saja bagi para penumpang," ucapnya.

Ribuan Orang Bernama Asep Halal Bihalal di Pendopo Garut, Ada yang dari Aceh hingga Kalimantan

Selain dari Bandung, Damri pun memberangkatkan bus dari Cikarang, Kuningan, dan Cirebon. Bus Damri dari ketiga daerah tersebut diberangkatkan dari titik awal masing-masing terminal bus di daerah tersebut menuju Kertajati.

"Untuk tarif yang diterapkan tentunya berbeda-beda, seperti dari Cirebon dengan jarak 65 km maka diberlakukan tarif Rp 40.000, dari Kuningan Rp 50.000, sedangkan dari Cikarang dengan jarak 150 km dipatok tarif Rp 60.000," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved