Tak Ada Aksi di Jalan Setelah Putusan Mahkamah Konstitusi, Janji Kubu Jokowi-Maruf dan Prabowo-Sandi

Baik TKN Jokowi-Maruf maupun BPN Prabowo-Sandi berkomitmen untuk menerima apapun keputusan Mahkamah Konstitusi mengenai sengketa hasil Pilpres 2019.

Tak Ada Aksi di Jalan Setelah Putusan Mahkamah Konstitusi, Janji Kubu Jokowi-Maruf dan Prabowo-Sandi
Tribunnews.com/Rizal Bomantama
Kuasa hukum kubu 01 dan 02, KPU RI hingga Bawaslu berfoto bersama usai berakhirnya sidang sengketa hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta Pusat pada Jumat (21/6/2019). 

TRIBUNJABAR.ID- Tim Kampanye Nasional  ( TKN ) Jokowi-Maruf dan Badan Pemenangan Nasional ( BPN ) Prabowo-Sandi sepakat untuk tidak menggelar aksi di jalan keputusan sengketa Pilpres 2019 dikeluarkan Mahkamah Konstitusi (MK).

Baik TKN Jokowi-Maruf maupun BPN Prabowo-Sandi berkomitmen untuk menerima apapun keputusan Mahkamah Konstitusi mengenai sengketa hasil Pilpres 2019.

Sesuai jadwal, Mahkamah Konstitusi menyampaikan keputusan atas sengketa hasil Pilpres 2019 pada 28 Juni mendatang.

Ketua MK Anwar Usman memastikan putusan tersebut akan dikeluarkan sesuai jadwal.

"Iya sesuai jadwal (putusannya), paling lambat itu 28 Juni," ujar Anwar Usman ketika ditemui Tribunnews.com di TPU Karet Bivak, Jakarta, Sabtu siang (22/6/2019).

TKN Jokowi-Maruf dan BPN Prabowo-Sandi sepakat untuk tidak menggelar aksi di jalan setelah keputusan dikeluarkan oleh MK.

Keterangan Dinilai Berubah-ubah, Saksi dari Tim Hukum Jokowi-Maruf Ditegur Hakim Mahkamah Konstitusi

Yusril Ihza Mahendra Yakin MK Tolak Gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Pilpres 2019

Juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Hendarsam Marantuko yakin pihaknya tak akan menggelar aksi di jalan atas keputusan MK dalam sengketa Pilpres 2019.

Hendarsam mengaku pihaknya akan menerima dengan lapang dada apapun keputusan Mahkamah Konstitusi.

"Kami tegak lurus satu komando Pak Prabowo Subianto untuk fokus pada proses persidangan, nggak ada yang lain," kata Hendarsam dalam diskusi bertajuk "Sidang MK dan Kita" di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (22/6/2019) dilansir Kompas.com.

Hendarsam meminta masyarakat untuk memahami bahwa secara politik, seluruh proses ini hanya merupakan kontestasi.

Halaman
123
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved