Setelah PPDB, Masih Ada 1.800 Kursi Kosong di SD Negeri di Kota Bandung

Hingga PPDB selesai, ternyata masih banyak bangku kosong di beberapa SD Negeri di Kota Bandung.

Setelah PPDB, Masih Ada 1.800 Kursi Kosong di SD Negeri di Kota Bandung
TRIBUN JABAR/ZELPHI
TERLAMBAT KE SEKOLAH -- Sejumlah murid SD Negeri Pajajaran, Jalan Pajajaran, Kota Bandung terlambat datang ke sekolah. Mereka melakukan gerak badan dan menjewer diri sendiri sebagai hukuman di halaman sekolah, Senin (29/8/2016). Setelah menerima hukuman tersebut, mereka diperkenankan masuk ke kelas seperti murid lainnya. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB ) Kota Bandung tingkat SD Negeri (SDN) sudah selesai.

Selama masa PPDB, para orang tua murid banyak yang berjuang sejak subuh sampai magrib agar anak mereka bisa masuk sekolah negeri.

Hingga PPDB selesai, ternyata masih banyak bangku kosong di beberapa SD Negeri di Kota Bandung.

"Ada 1.800 kursi kosong di SDN tak terisi menyebar di beberapa sekolah," ujar Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana di Balai Kota, Sabtu (22/6/2019).

Menurut Yana Mulyana, situasi itu terbalik dengan SMP Negeri ( SMPN ). SD Negeri kekurangan murid tapi lulusan SD tidak tertampung di SMP Negeri.

Lulusan SD di Kota Bandung, ucapnya, ada 24.000 tapi SMP Negeri di Kota Kembang hanya bisa menampung 16.000 siswa sehingga 8.000 siswa harus memilih sekolah swasta.

Jadi Korban Sistem Zonasi PPDB, Dua Keponakan Mendikbud Muhadjir Tak Lulus ke Sekolah Negeri

Zonasi Bikin Warga Cibiru Kota Bandung Sulit ke Sekolah Negeri, yang Untung Warga Kabupaten Bandung

Yana mengatakan, untuk ke depan agar warga Kota Bandung bisa tertampung di SMPN solusi jangka pendek menambah ruang kelas baru dengan memanfaatkan SDN negeri dibangun ke vertikal.

"Untuk membeli lahan agak sulit, makanya memanfaatkan sekolah yang ada dengan cara membangun ke atas" ujar Yana Mulyana.

Yana mengaku setuju rencana presiden RI mengkaji ulang PPDB sistem zonasi karena ada beberapa sistem yang harus benahi tetapi Yana Mulyana tidak menjelaskan apa saja yang harus dibenahi.

Terkait kekosongan kursi 1.800 SD Negeri, Yana Mulyana belum tahu langkah selanjutnya dan tidak mengetahui sekolah mana yang kekurangan murid karena detailnya ada di Dinas Pendidikan.

Hingga berita ini tayang, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bandung, Mia Rumiasari, belum merespons Tribun Jabar baik melalui panggilan maupun pesan ke nomor ponselnya. (*)

Penulis: Tiah SM
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved