Musim Kemarau, Ada 450 Titik Rawan Kekeringan di Kota Tasikmalaya, Tahun Lalu 700 Titik

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tasikmalaya Ucu Anwar mengatakan 450 titik itu tersebar di 23 kelurahan dari 10 kecamatan di Kota Tasikmalaya.

Musim Kemarau, Ada 450 Titik Rawan Kekeringan di Kota Tasikmalaya, Tahun Lalu 700 Titik
Tribun Jabar/ Siti Masithoh
Kondisi sawah yang mengalami kekeringan di Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, Selasa (24/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA- Memasuki musim kemarau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Kota Tasikmalaya mencatat sedikitnya ada 450 titik rawan kekeringan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tasikmalaya Ucu Anwar mengatakan 450 titik itu tersebar di 23 kelurahan dari 10 kecamatan di Kota Tasikmalaya.

Dari jumlah tersebut, Ucu menyebut wilayah Kecamatan Kawalu memiliki titik rawan terbanyak untuk sementara dengan jumlah 150 titik.

"Sebagai antisipasi memasuki musim kemarau, kami terus lakukan pendataan wilayah. Sementara Kawalu paling banyak dengan jumlah 150 titik," kata dia, Sabtu (22/6/2019).

Jika melihat pada musim kemarau tahun sebelumnya, lanjut Ucu, terdapat sebanyak 700 titik kekeringan di Kota Tasikmalaya.

Manusia Bambu dari Ciamis, Mabokuy, Ikut Meriahkan Festival Budaya di HUT Majalengka

Kuota Haji di Tasikmalaya Mendapat Tambahan, Jumlahnya Terbatas, Ini Kriteria yang Dapat Prioritas

Untuk tahun ini, pihaknya belum menerima laporan atauboermintaan bantuan air bersih dari warga.

"Antisipasi darurat kekeringan, BPBD menyiapkan armada truk tangki air untuk mendistribusikan air sebanyak dua unit. Hingga saat ini, belum ada permintaan dari warga," ucapnya.

Dia menambahkan, berdasarkan prediksi BMKG, musim kemarau akan mulai terasa di Kota Santri pada bulan depan.

"Sekarang sudah memasuki hari tanpa hujan, kemungkinan puncak kemarau di bulan Agustus. Kewaspadaan dan kesiapan menghadapi kekeringan tentu sudah menjadi tugas kami beserta skema penanggulangannya," kata dia.

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved