Bersimpati Antar Korban Pencurian ke Kantor Polisi, Ternyata Dia Sendiri Pelaku Pencuriannya

Ia berpura-pura menunjukkan rasa simpatiknya terhadap korban yang kehilangan uang Rp 50 juta, Selasa (18/6/2019) dini hari.

Bersimpati Antar Korban Pencurian ke Kantor Polisi, Ternyata Dia Sendiri Pelaku Pencuriannya
serambi indonesia
Kapolsek Ingin Jaya, Iptu Tri Andi Darma (kiri) bersama anggotanya mengapit dua tersangka sambil meminta menunjukkan barang bukti uang Rp 50 juta yang dicuri plus HP, Jumat (21/6/2019) 

TRIBUNJABAR.ID, BANDA ACEH -  Zulkifli (31) melaporkan pencurian uangnya sebanyak Rp 50 juta pada Selasa (18/6/2019) dini hari.

Ia ditemani rekannya bernama Chairul Nasri (22) saat melapor ke polisi.

Belakangan diketahui Chairul-lah yang melakukan tidak pencurian.

Chairul Nasri (22), satu dari dua pelaku pencurian uang milik korban, Zulkifli (31).

Ia berpura-pura menunjukkan rasa simpatiknya terhadap korban yang kehilangan uang Rp 50 juta, Selasa (18/6/2019) dini hari.

Ini ditunjukkan dengan cara menemani korban saat melaporkan kehilangan uang yang menimpanya ke Mapolsek Ingin Jaya, Aceh Besar, Selasa (18/6/2019) sekitar pukul 07:30 WIB.

Padahal dibalik keprihatinannya terhadap korban Zulkifli, tersangka Chairul Nasri yang juga warga asal Pekan Baru itu sebenarnya otak dari pencurian uang Rp 50 juta milik mantan tokenya tersebut bersama dengan pelaku lainnya, Muhaimin (23).

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Trisno Riyanto SH, melalui Kapolsek Ingin Jaya, Iptu Tri Andi Darma mengatakan, kedatangan Zulkifli, ditemani tersangka Chairul Nasri, saat melaporkan kasus pencurian itu ke Mapolsek Ingin Jaya.

Saat itu, tersangka sama sekali tidak menunjukkan gelagat mencurigakan.

Justru, kata Iptu Tri Andi Darma, tersangka Chairul Nasri berpura-pura meyakinkan petugas kalau dirinya juga ikut menjadi korban pencurian yang dilakukan Muhaimin.

Sehingga, keterlibatan Chairul Nasri dalam pencurian uang milik Zulkifli saat itu belum tercium.

"Jadi, untuk mengecoh korban, pelaku Chairul Nasri dalam keterangannya kepada petugas seolah-olah ikut kehilangan HP dan ikut dicuri oleh Muhaimin, sehingga keterlibatannya tidak terendus waktu itu. Ternyata itu hanya modus pelaku," ungkap Iptu Tri Andi, kepada Serambinews.com, Jumat (21/6/2019).

Halaman
123
Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved