Warga Keluhkan Aktivitas Kendaraan Berat di Jalan Letjen Mashudi Hingga Jalan Rusak

Sebelum adanya proyek pembangunan jalan tol, tidak ada kendala saat berkendara melintasi Jalan Letjen Mashudi.

Warga Keluhkan Aktivitas Kendaraan Berat di Jalan Letjen Mashudi Hingga Jalan Rusak
Tribun Jabar/ Hakim Baihaqi
Kondisi Jalan Letjen Mashudi 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pengguna jalan di Kabupaten Sumedang mengeluhkan keberadaan kendaraan berat yang setiap hari melintasi ruas Jalan Letjen Mashudi, yang menghubungkan antara Kecamatan Jatinangor dengan Kecamatan Sukasari.

Di jalan tersebut, satu kilometer sebelum gerbang Bumi Perkemahan Kiarapayung, ada aktivitas pembangunan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) dan terlihat sejumlah kendaraan berat keluar masuk.

Saat dua kendaraan berat melintas bersama dari arah berlawanan, salah satu kendaraan terpaksa menepi, hal tersebut seringkali menyebabkan antrean kendaraan lain.

Amsor, Penumpang yang Serang Sopir Bus Safari Hingga Sebabkan Laka Maut Ternyata Idap Paranoid

Rahmat Fajar (34), Warga Kampung Baru Bereum, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang, mengatakan, sebelum adanya proyek pembangunan jalan tol, tidak ada kendala saat berkendara melintasi Jalan Letjen Mashudi.

"Sebelumnya enak-enak saja, tidak ramai. Sekarang tidak, terutama dari waktu pagi sampai sore hari," kata Rahmat di Jalan Letjen Mashudi, Jumat (21/6/2019).

Rahmat pun merasakan, setelah banyaknya aktivitas kendaraan berat di Jalan Letjen Mashudi, jalanan yang semula tampak asri, sekarang berubah dipenuhi debu berterbangan.

Pengendara lainnya dari Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor, Fitriani Dewi Astuti (28), mengatakan, belum lama ini, ia hampir mengalami kecelakaan lantaran disalip oleh kendaraan berat.

"Saya hampir jatuh, ke kiri karena takut di belakangnya ada truk," katanya.

Akibat adanya aktivitas kendaraan berat, sebagian ruas Jalan Letjen Mashudi di terlihat mengalami kerusakan, diduga akibat dilintasi oleh kendaraan berat dari lokasi proyek pembangunan Jalan Tol Cisumdawu.

Kerusakan terparah, mulai dari sekitar kampus Institut Teknologi Bandung (ITB) Jatinangor, Menara Loji, dan di depan gerbang kampus Universitas Padjajaran (Unpad) serta Bandung Giri Gahana (BGG) Resort.

Ruas jalan berlapis aspal yang menghubungkan antara Kecamatan Jatinangor dengan Kecamatan Sukasari ini, mengalami berbagai kerusakan, mulai dari mengelupas, aspal menyembul, berlubang, hingga ambles.

Akibatnya, sejumlah warga, baik pengendara sepeda, kendaraan roda dua, dan empat, terpaksa menghindari titik dan lebih memilih melintasi jalan yang masih terbebas dari kerusakan.

Diketahui, kendaraan besar yang melintasi Jalan Letjen Mashudi, mengangkut material tanah dari lokasi proyek Tol Cisumdawu, tak jarang material tersebut pun tercecer disepanjang ruas jalan.

Usai Ditegur Sekda, ASN Eselon IV Kabupaten Indramayu Padati Alun-alun

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved