Masih Ada Calon Haji yang Bawa Rice Cooker ke Tanah Suci, Kemenag Indramayu Kembali Mengingatkan

Kementerian Agama (Kemenag) Indramayu mengimbau para jemaah haji (CJH) untuk tidak membawa barang bawaan berlebihan saat berangkat ke tanah suci.

Masih Ada Calon Haji yang Bawa Rice Cooker ke Tanah Suci, Kemenag Indramayu Kembali Mengingatkan
Tribun Jabar/Handhika Rahman
Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) Kemenag Indramayu, Munir Huda saat melakukan Bimbingan Manasik Haji di KUA Kecamatan Sindang, Jumat (21/6/2019). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Kementerian Agama ( Kemenag) Indramayu mengimbau para jemaah haji (CJH) untuk tidak membawa barang bawaan berlebihan saat berangkat ke tanah suci.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) Kemenag Indramayu, Munir Huda mengatakan, pengalaman di tahun-tahun sebelumnya banyak CJH yang membawa rice cooker atau mesin penanak nasi.

Hal itu karena banyak CJH yang belum memahami bagaimana pelayanan yang sudah disiapkan pemerintah untuk para jemaah selama berada di tanah suci.

"Tahun kemarin itu ada yg bawa rice cooker itu tidak boleh karena sudah kita juga sudah fasilitasi makan di sana," ujar dia saat ditemui Tribuncirebon.com di Pusat Pelayanan dan Informasi Haji Terpadu (PUSPIHAT) Kemenag Indramayu, Jumat (21/6/2019).

Tak Hanya PPDB, Calon Haji Asal Jawa Barat Pun Pakai Sistem Zonasi

Dirinya menyampaikan, fasilitas makan yang didapat CJH selama melaksanakan ibadah haji sebanyak 75 kali makan.

Disebutkan dia, 40 kali saat berada Mekkah, 18 hari saat berada di Madinah, 16 kali saat berada di Arafah, Muzhalifah, Mina, dan 1 kali dalam perjalanan ke tanah suci.

"Semua sudah kami fasilitasi. Jadi tidak perlu lagi para jemaah membawa rice cooker," ujar dia.

Para CJH, disarankan Munir Huda, cukup membawa perlengkapan secukupnya, seperti baju dan perlengkapan ibadah haji, seperti kain ikhram, peralatan shalat, dan lain-lain.

1.833 Calon Jemaah Haji Indramayu Diberangkatkan ke Tanah Suci pada Tahun Ini

Hal tersebut penting diperhatikan. Disampaikan Munir Huda Jangan sampai niat hendak melaksanakan ibadah dengan khusyu justru malah kerepotan karena membawa barang bawaan yang tidak diperlukan.

Selain itu, dari segi keamanan dan kenyamanan juga mempengaruhi para CJH bilamana membawa barang bawaan berlebihan.

Mengingat, CJH rata-rata merupakan jemaah dengan usia lanjut.

Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved