Hari Ini, Giliran Tim Hukum Jokowi-Maruf yang Bawa Saksi dan Ahli ke Mahkamah Konstitusi

Hari ini, Jumat (21/6/2019), giliran tim hukum pasangan 01, Jokowi-Maruf membawa saksi dan ahlinya dalam sidang sengketa Pilpres 2019.

Hari Ini, Giliran Tim Hukum Jokowi-Maruf yang Bawa Saksi dan Ahli ke Mahkamah Konstitusi
ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN via Kompas.com
Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Arsul Sani (kiri) bersama kuasa hukum Yusril Ihza Mahendra (tengah) dan Wakil Direktur Hukum dan Advokasi Juri Ardiantoro (kanan) berkonsultasi dengan petugas di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Senin (27/5/2019). TKN mendatangi MK untuk meminta penjelasan tentang menjadi pihak terkait dalam permohonan gugatan Prabowo-Sandi terhadap hasil Pilpres 2019. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/foc. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA- Sidang sengketa hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK) terus bergulir.

Saat menutup sidang kemarin, Kamis (20/6/2019), Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman mengumumkan jadwal sidang lanjutan.

Hari ini,  Jumat (21/6/2019), giliran tim hukum pasangan 01, Jokowi-Maruf membawa saksi dan ahlinya dalam sidang sengketa Pilpres 2019.

Dalam sidang sengketa Pilpres 2019, kubu pasangan calon 01 menjadi pihak terkait. 

"Sidang agenda hari ini sudah selesai, untuk sidang selanjutnya ditunda besok hari Jumat tanggal 21 Juni 2019, jam 09.00 WIB dengan acara mendengar keterangan saksi dan ahli pihak terkait," ujar Anwar Usman di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, kemarin.

Anwar mengatakan hari ini Majelis Hakim akan sekaligus mengesahkan bukti-bukti pihak terkait dan Bawaslu. Selain itu, demi kelancaran sidang, Anwar Usman juga meminta pihak terkait menyerahkan daftar saksi dan ahli lebih awal.

Bambang Widjojanto Berani Usir Tim Hukum KPU, Jengkel Ada yang Menyusup ke Ruang Barang Bukti 02

Tim Hukum Prabowo-Sandi dan Ahli KPU Saling Minta Maaf di Mahkamah Konstitusi

Sekaligus catatan mengenai apa saja yang akan disampaikan para saksi itu.

"Pokok-pokok keterangan yang akan disampaikan supaya dibuat sedemikian rupa, serta ahli CV-nya diserahkan juga," kata Anwar.

Usai sidang kemarin, anggota tim hukum 01 Luhut Pangaribuan mengatakan belum ada keputusan berapa banyak saksi yang mereka hadirkan.

Namun, Luhut memperkirakan jumlahnya tidak akan mencapai 15 orang.

"Mungkin saksi tidak akan sebanyak 15 orang karena tidak ada lagi yang harus dibuktikan, 15 orang akan mubazir dan akan diulang-ulang," ujar Luhut.

Luhut mengatakan saksinya besok akan fokus mengomentari tuduhan kecurangan terstruktur, sistematis, dan masif.

Majelis Hakim membatasi jumlah saksi dan ahli yang dibawa pemohon, termohon, dan pihak terkait dalam sengketa pilpres 2019.

Jumlahnya hanya 15 orang saksi dan 2 ahli. (Jessi Carina)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Lanjutan Sidang MK, Giliran Tim Hukum 01 yang Bawa Saksi dan Ahlinya"

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved