DLH Purwakarta Akan Tingkatkan Potensi Pengolahan untuk Kurangi Jumlah Sampah

Keberadaan bank sampah bisa menurunkan jumlah sampah yang ditimbulkan oleh masyarakat.

DLH Purwakarta Akan Tingkatkan Potensi Pengolahan untuk Kurangi Jumlah Sampah
Tribun Jabar/Mumu Mujahidin
Ilustrasi sampah 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Purwakarta memiliki rencana untuk mengurangi jumlah sampah di Purwakarta dengan berencana meningkatkan potensi pengolahan sampah daur ulang.

Peningkatan potensi daur ulang sampah itu pun bukannya tanpa alasan akan dilakukan.

DLH Purwakarta  melihat keberadaan bank sampah masyarakat untuk  daur ulang dibeberapa wilayah di Purwakarta sudah terbilang baik.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Purwakarta, Deden Guntara menyebut bahwa keberadaan bank sampah bisa menurunkan jumlah sampah yang ditimbulkan oleh masyarakat.

2020, Semua Desa di Majalengka Wajib Punya Perpustakaan

"Salah satu cara untuk mengurangi sampah, kita maksimalkan potensi kelompok masyarakat yang kreatif dalam memanfaatkan sampah daur ulang," kata Deden saat ditemui di Komplek Pemda Purwakarta, Nagritengah, Purwakarta pada Jumat (21/6/2019).

Deden menyebut, sejumlah masyarakat telah berhasil memanfaatkan sampah untuk didaur ulang dan dikelola langsung oleh sendiri.

Mereka mengumpulkan sampah plastik untuk dijadikan hiasan diantaranya vas bunga, pot bunga dan barang lainnya.

Dengan demikian, sampah yang telah dijadikan karya seni itu bisa meningkatkan perekonomian masyarakat.

Sehingga, pihaknya memungkinkan untuk memfasilitasi masyarakat dengan membuat pelatihan, terutama membantu dalam mendapatkan bahan baku hingga pemasarannya.

"InsyaAllah, tahun depan akan mulai kembangkan. Dari bahan baku hingga bantu memasarkan produk-produk kreatif masyarakat, kami berencana mengumpulkan kelompok bank sampah," ucapnya.

Selain itu Deden menyebut DLH hingga kini masih terus memupuk kesadaran masyarakat terutama dalam memilah sampah ketika dibuang.

Menggalakkan buang sampah pada tempatnya, apalagi sampah plastik yang sulit diurai yaitu dengan memisahkan sampah organik atau non organik.

"Terutama sampah plastik yang tidak bisa diurai, salah satu cara menurunkannya dengan didaur ulang dan dimanfaatkan kembali," ujar dia menambahkan.

Rangkaian HUT Polri, Kapolres Purwakarta Masuk ke Kolam Ikan untuk Lakukan Ini

Kejiwaan Hamdani - Pengikut Setia Sensen Komara Si Nabi Palsu - Diperiksa, Ini Hasilnya

Penulis: Haryanto
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved