Pemohon SKCK ke Polres Bandung Naik 30 Persen, Disiapkan Stok Blanko Hingga 6.000 Lembar

Pasca- libur Lebaran, pemohon SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) di Mapolres Bandung meningkat hingga 30 persen daripada hari biasanya.

Pemohon SKCK ke Polres Bandung Naik 30 Persen, Disiapkan Stok Blanko Hingga 6.000 Lembar
Tribun Jabar/Mumu Mujahidin
Fitri Qodaria (25), satu di antara pemohon SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) di Mapolres Bandung, Kamis (20/6/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

TRIBUNJABAR.ID, SOREANG- Pasca- libur Lebaran, pemohon SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) di Mapolres Bandung meningkat hingga 30 persen daripada hari biasanya.

Pasca- libur Lebaran banyak pemohon yang membutuhkan SKCK untuk kepentingan melamar pekerjaan dan melanjutkan sekolah.

Menurut pantauan Tribun Jabar, Kamis (20/6/2019) pagi, sejumlah pemohon SKCK mendatangi Gedung SPKT Mapolres Bandung, Jalan Bhayangkara, Soreang, Kabupaten Bandung. Bahkan sebagian besar para pemohon ini sudah datang sejak pagi sebelum layanan dibuka.

Seperti pemohon Fitri Qodaria (25) asal Soreang ini mengaku sudah datang sejak tadi pagi. Sambil membawa berkas persyaratan Fitri tampak berkumpul di taman samping Gedung SPKT MapolresBandung.

"Iya buat melamar kerjaan aja sih," ujarnya di Mapolres Bandung, tadi siang.

Fitri mengaku sudah tiga kali membuat SKCK ini, untuk kebutuhan melamar pekerjaan. Menurutnya, pelayanan pembuatan SKCK semakin mudah setiap tahunnya.

Baru 3 Bulan Jadi Polisi, Anggota Polda Jabar yang Kecelakaan Usai Laga Persib Meninggal

Satu Saksi Prabowo-Sandi Ternyata Berstatus Tahanan Kota, Mengaku ke Jakarta Temani Ortu yang Sakit

"Gampang sih prosesnya cuma sejam juga kurang, yang lama itu ngantre nomor antreannya aja. Datang langsung bikin sidik jadi, daptar online habis itu tinggal nunggu jadi," ungkapnya.

Sementara Kasat Intelkam Polres Bandung AKP Tedi Rusman menuturkan pasca- libur Lebaran ini ada peningkatan namun tidak signifikan.

Kenaikan pemohon hanya 30 persen dari hari-hari biasa pasca- libur Lebaran.

"Setelah Idul Fitri memang ada peningkatan, namun tidak signifikan. Untuk pemohon SKCK ada kenaikan 30 persen saja. Mayoritas masyarakat yang mengurus SKCK ini untuk kebutuhan pekerjaan dan melanjutkan pendidikan," katanya di Mapolres Bandung tadi siang.

Sementara pemohon SKCK untuk kebutuhan CPNS sendiri kata Tedi sampai saat ini hasil laporan dari petugas belum terlalu banyak. Meski begitu stok blanko SKCK sendiri hingga saat ini masih aman.

Komisioner KPU Temukan Persamaan Bentuk Tulisan Tangan di Bukti Amplop yang Ditunjukkan Saksi 02

"Permintaan dari setiap polsek bisa sampai 1000 lembar blanko. Tapi setiap polsek kita hanya bagi 500 lembar per polsek untuk 25 polsek di Kabupaten Bandung. Dan saat ini stok di Polres ada sekitar 6000 blanko," katanya.

Pasca- libur Lebaran ini Mapolres Bandung sudah mengeluarkan sekitar 2000 lembar blanko. Tedi mengaku belum mendapatkan laporan dari tingkat polsek, karena penghitungan setiap polsek dilaporkan per bulan.

"Kami terus berinovasi agar pelayanan SKCK ini bisa mudah dengan layanan online dan delivery online. Pemohon tinggal daftar online dari rumah melalui aplikasi lampirkan persyaratan dan tinggal menunggu petugas delivery online datang mengantar SKCK nya," katanya.

Penulis: Mumu Mujahidin
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved