Pemilik SPBU Bungkul Mengaku Beli Pompa Bensin Bekas di Bogor dan Tidak Tahu Adanya Alat Tambahan

Pemilik SPBU 34.45232 Bungkul Indramayu tidak tahu menahu adanya alat tersebut yang terpasang pada salah satu pompa bensin miliknya.

Pemilik SPBU Bungkul Mengaku Beli Pompa Bensin Bekas di Bogor dan Tidak Tahu Adanya Alat Tambahan
Tribun Jabar/Handhika Rahman
Pemilik SPBU Bungkul, H. Moko (paling kiri) saat memberikan keterangan kepada Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, Kamis (20/6/2019). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Pemilik SPBU 34.45232 Bungkul Indramayu tidak tahu menahu adanya alat tersebut yang terpasang pada salah satu pompa bensin miliknya.

Pemilik SPBU, H. Moko mengatakan, terkejut dengan adanya penemuan tersebut.

Pasalnya, pompa bensin itu dibeli dalam keadaan bekas pada tahun 2010 lalu dari daerah Bogoh.

"Saya ngaku salah tidak mengecek lagi ternyata ada alat itu sedangkan di mesin yg lain tidak ada," ucap dia saat ditemui Tribuncirebon.com di SPBU Bungkul, Kamis (20/6/2019).

Dirjen PKTN Temukan Alat Kecurangan Takaran Bensin di SPBU Bungkul Indramayu

Terlebih pembelian pompa bensin itu, bukan dirinya yang melakukan melainkan dibeli oleh pamannya.

"Ada dua unit yang dibeli oleh paman saya, dua duanya bekas tapi yang terdapat alat itu hanya satu unit saja," ujar dia.

Diakui H. Moko, dia tidak menyadari karena tidak mengerti dan pemasangan pompa bensin itu pun tidak dilakukan oleh pihaknya melainkan petugas dari penjual pompa bensin.

Menyikapi penemuan alat tambahan itu, H. Moko mengaku hanya dapat pasrah dan akan mengikuti jalannya permesiksaan sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Jalani saya aturan yang berlaku karena saya juga merasa tidak tahu apa apa tentang mesin itu," ucapnya.

Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved