Oknum Polisi Sebut 'Jokowi Orang Baik', Saksi di Mahkamah Konstitusi Anggap Polisi Itu Tak Netral

Dalam persidangan di Mahkamah Konstitusi, Rahmadsyah menyebutkan ada oknum polisi yang tidak netral dalam Pilpres 2019.

Oknum Polisi Sebut 'Jokowi Orang Baik', Saksi di Mahkamah Konstitusi Anggap Polisi Itu Tak Netral
KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
Suasana sidang perdana sengketa pilpres 2019 di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Jumat (14/6/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Rahmadsyah bersaksi dalam sidang sengketa hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi, Rabu (19/6/2019).

Ia adalah Ketua Sekretariat Bersama calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga Uno di Kabupaten Batubara, Sumatera Utara.

Dalam persidangan di Mahkamah Konstitusi, Rahmadsyah menyebutkan ada oknum polisi yang tidak netral dalam Pilpres 2019.

Rahmadyah menyebut polisi itu bernama Ismunajir, anggota Polres Kabupaten Batubara.

"Kami terima laporan dari masyarakat tentang ketidaknetralan oknum berwajib dalam pilpres 2019," kata Rahmadyah.

Menurut Rahmadsyah, pria bernama Fadli melaporkan dugaan polisi tidak netral itu kepada Sekber Prabowo-Sandi di Kabupaten Batubara.

Novel Baswedan Kembali Akan Diperiksa Polisi di KPK pada Kamis 20 Juni 2019

Ada Saksi Ilegal di Persidangan, Majelis Hakim MK Larang Keduanya Masuk Ruang Sidang

BW Sebut Tim Hukum KPU RI Tak Baca UU MK Tentang Link Berita sebagai Bukti

Fadli memiliki bukti dugaan pelanggaran tersebut. Rahmadsyah mengatakan, video tersebut berisi rekaman agenda pertemuan sosialisasi keamanan pileg dan pilpres 2019.

Pertemuan itu dihadiri Ismunajir, pejabat desa, mantan kepala desa, beberapa kepala dusun dan tokoh masyarakat.

Menurut Rahmadsyah, Ismunajir dalam video itu terkesan mengarahkan masyarakat untuk mendukung salah satu calon presiden, yakni calon nomor urut 01 Joko Widodo.

Menurut Rahmadsyah, di dalam forum, Ismunajir mengutarakan hal-hal baik yang dimiliki Jokowi.

"Misalnya, bilang Bapak itu (Jokowi) orang baik, orang yang jaga keamanan negara ini. Bicarakan mengangkat bagaimana kondisi keadaan negara ini," kata Rahmadsyah.

"Menonjol arahnya ke Bapak Jokowi. Katanya, kondisi negara aman kalau Jokowi presiden," kata Rahmadsyah.

Meski demikian, menurut Rahmadsyah, dia belum pernah melaporkan dugaan pelanggaran pemilu itu kepada pengawas atau penyelenggara pemilu.

Hal itu baru dia ungkapkan dalam persidangan di Mahkamah Konstitusi. (Abba Gabrillin)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Saksi di MK Sebut Oknum Polisi Tak Netral karena Bilang Jokowi Orang Baik"

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved